Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemprov Sulsel Bakal Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029

Hal ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbangda) Sulsel Setiawan Aswad.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM/Faqih Imtiyaaz
PEMBANGUNAN SULSEL - Kepala Bappelitbangda Sulsel Setiawan Aswad saat di potret di Kantor Tribun Timur pada Selasa (18/2/2025). Pemprov Sulsel terus merampungkan dokumen RPJMD 2025-2029. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sedang merampungkan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulsel 2025-2029.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbangda) Sulsel Setiawan Aswad.

"Dalam waktu dekat ini kita akan melakukan konsultasi publik terkait dengan rancangan awal RPJMD," kata Setiawan Aswad  di Makassar pada Senin (24/2/2025).

"Jadi rancangan teknokratik kita sudah susun, kemudian sesuai aturan yang berlaku bahwa segera harus dilakukan penyusunan atau finalisasi RPJMD dengan mengintegrasikan visi misi dan program prioritas gubernur terpilih," lanjutnya.

Secara umum ada beberapa langkah yang harus ditempuh Pemprov Sulsel.

Mulai dari uji publik hingga dibawa ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel.

"Nanti akan dibahas melalui mekanisme konsultasi publik, kemudian setelah itu disampaikan ke DPRD, kemudian dibahas di Musrembang dan difinalisasi," jelasnya.

Ada sejumlah target pembangunan Andi Sudirman - Fatmawati Rusdi yang sudah disesuaikan dalam RPJMD

Diantaranya  pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Pendekatan utamanya di bidang pendidikan, kesehatan, dan masyarakat.

Kemudian, terkait dengan pertumbuhan ekonomi daerah di Sulsel.

Andi Sudirman disebutnya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Tentunya dengan penerapan ekonomi biru dan ekonomi hijau.

Diketahui, konsep ekonomi hijau menyasar peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi dampak  aktivitas ekonomi terhadap alam. 

Investasinya mengikat komitmen dalam mengurangi polusi, meningkatkan efisiensi energi, melestarikan keanekaragaman hayati, dan mengurangi emisi karbon.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved