Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Makassar

4 Kecamatan di Makassar Terendam Banjir, 1.255 Warga Dievakuasi

Banjir terjang empat kecamatan di Makassar. 1.255 warga terpaksa dievakuasi. BPBD terus pantau kenaikan air dan lakukan penanganan..

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
BPBD Makassar
BPBD MAKASSAR - BPBD Makassar melakukan evakuasi terhadap warga terdampak banjir di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala Kota Makassar, Rabu (12/2/2025) dini hari. Banjir terjang empat kecamatan di Makassar. 1.255 warga terpaksa dievakuasi. BPBD terus pantau kenaikan air dan lakukan penanganan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Empat kecamatan di Kota Makassar terendam banjir sejak Selasa (10/2/2025).

Keempat kecamatan tersebut adalah Manggala, Biringkanaya, Tamalanrea, dan Tamalate.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, mengatakan masyarakat dievakuasi ke 19 titik pengungsian.

Hingga pukul 23.59 WITA, total pengungsi sebanyak 1.255 jiwa (325 KK).

Pengungsi terbanyak berada di Kecamatan Manggala dengan 682 jiwa (167 KK).

Di Kecamatan Biringkanaya tercatat 298 jiwa (86 KK), di Kecamatan Tamalanrea 160 jiwa (42 KK), dan di Kecamatan Tamalate 115 jiwa (30 KK).

"Kami terus mengevakuasi warga hingga dini hari, karena debit air terus mengalami peningkatan," ujar Achmad Hendra Hakamuddin.

Ketinggian air di Manggala, kata Achmad Hendra, mencapai atap rumah warga. Lokasi tersebut memang kerap menjadi langganan banjir setiap tahunnya karena berada di dataran rendah.

Selain itu, beberapa kelurahan di Kecamatan Panakkukang dan Tallo juga dikabarkan tergenang. 

Namun, belum ada evakuasi di wilayah tersebut karena masih terpantau aman.

Personel BPBD akan terus memantau perkembangan di lapangan untuk melakukan penanganan.

Diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem.

Masyarakat diharapkan waspada terhadap potensi banjir pesisir (ROB).

Sesuai informasi BMKG, kata Achmad Hendra, terjadi pasang maksimum yang disebabkan oleh fase bulan purnama pada Rabu, 12 Februari 2025, pukul 18.00 - 21.00 WITA.

"Potensi banjir pesisir didukung dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat di sepanjang pesisir barat Sulsel," tutupnya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved