Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rusunawa Panambungan Makassar Bakal Direhab Tahun Ini

Rusunawa Panambungan memang sudah membutuhkan pembenahan, mulai sistem perpipaan, plafon, hingga berberapa struktur bangunan.

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
REHAB RUSUNAWA - Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar Mahyudin di Kediaman Wali Kota Makassar Danny Pomanto Jl Amirullah Kecamatan Mamajang, Kamis (30/1/2025). Disperkim akan rehab Rusunawa Panambungan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) milik Pemerintah Kota Makassar akan direhabilitasi. 

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar, Mahyudin mengatakan rehabilitasi tersebut akan menyasar rusunawa yang berlokasi di Kelurahan Penambungan Kecamatan Mariso. 

“Tahun ini ada rehabilitasi rusun. Terkhusus di rusun Panambungan yang memang kondisinya perlu pembenahan,” ucap Mahyuddin saat diwawancara Jumat (31/1/2025).

Mahyudin menyampaikan, Rusunawa Panambungan memang sudah membutuhkan pembenahan. 

Sistem perpipaan, plafon, hingga berberapa struktur bangunan butuh pembenahan. 

“Jadi kita akan perbaiki sistem perpipaannya. Suntik beton juga kita buat. Railing pagar-pagar kita benahi. Plafon juga," jelasnya. 

Pemkot Makassar mengelola tiga rusunawa.

Selain Rusunawa Panambungan, ada juga Rusunawa yang berlokasi di Kelurahan Lette Kecamatan Mariso, dan Rusunawa di Kelurahan Daya Kecamatan Biringkanaya. 

"Dua Rusunawa lainnya tetap kita benahi juga, tapi yang paling berat itu di Panambungan," ujarnya. 

Baca juga: Rusunawa Makassar: Hunian Layak Bagi MBR, Sewa Mulai Rp 75 Ribu per Bulan

Sebelumnya diberitakan, Kepala UPTD Rusunawa Aprianto Patabang menyampaikan, total 770 kamar yang dikelola dari ketiga rusunawa tersebut. 

Menurutnya, rusunawa menjadi tempat paling dibutuhkan masyarakat bagi mereka yang belum punya rumah. 

"Dari sekian banyak kebutuhan masyarakat akan hunian, rusunawa menjadi salah satu jawaban," ucap Aprianto Patabang. 

Rusunawa sejauh ini menjadi buruan masyarakat penghasilan rendah, bahkan mereka harus antre untuk bisa mendapatkan kamar. 

Kamar-kamar yang ada sangat jarang kosong, begitu ada penghuni yang keluar maka dengan cepat akan terisi kembali. 

"Sekarang terisi semua, ketika ada yang kosong otomatis akan diisi oleh calon penghuni baru yang masuk dalam daftar antrean," ujarnya. 

Adapun syarat untuk menjadi warga rusunawa ialah harus berasal dari masyarakat berpenghasilan rendah, dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dan surat keterangan penghasilan. 

Kedua, rusunawa ini diperuntukkan bagi yang belum memiliki hunian pribadi.

Karena sejatinya, rusunawa membantu masyarakat yang belum punya kemampuan membeli rumah. 

"Juga harus berpenghasilan karena akan ada retribusi yang dibayar dari sewa kamarnya. Saat berminat silahkan datang ke Disperkim mengambil formulir, setelah itu dikembalikan dan menunggu antrean ketika ada kosong kami akan memanggil," paparnya.

Aprianto menyampaikan Disperkim dalam hal ini UPTD Rusunawa melakukan pengawasan baik kepada penghuni maupun ke pengurus (teknisi, kebersihan, dan keamanan).(*) 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved