Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Oknum Polisi di Takalar Sulsel Diduga Aniaya Penjaga Empang

Pukulan pertama, yang mengarah ke kepala.  berhasil ditangkis Daeng Sau dengan tangan.

Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/ MAKMUR
KORBAN POLISI - Abdul Karim Daeng Sau (53), Penjaga Empang Takalar Sulsel, alami luka memar di punggung kiri dan luka di pergelangan tangan kiri akibat dianiya oleh oknum polisi. 

TRIBUN-TAKALAR.COM - Oknum polisi Polsek Mappakasunggu, Polres Takalar, Polda Sulsel, FJ, diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga Desa Soreang, Kecamatan Mappakasunggu, Takalar, Abdul Karim Daeng Sau (53).

Abdul Karim Daeng Sau menceritakan bahwa kejadiannya terjadi pada Minggu (26/1/2025) sore.

Saat itu, Daeng Sau, yang bekerja sebagai penjaga empang, menegur FJ yang memancing di empang yang dia jaga.

FJ yang tersinggung, mengambil dayung kapal yang kebetulan ada di lokasi itu, lalu memukul Daeng Sau.

"Kebetulan itu dayung saya sendiri yang saya taruh di situ," katanya, diwawancarai, pada Rabu (29/1/2025).

Daeng Sau menyebut bahwa FJ memukulnya tiga kali.

Pukulan pertama, yang mengarah ke kepala.  berhasil ditangkis Daeng Sau dengan tangan.

Tetapi pukulan kedua dan ketiga, melesat tepat di bagian punggung belakang kiri bagian atas Daeng Sau.

"Dia pukul saya di bagian belakang dua kali saat tangan saya masih di atas dalam posisi menangkis," katanya.

Setelah itu, kata Daeng Sau, FJ langsung melarikan diri. Daeng Sau yang tidak terima dipukul, lalu mengejar FJ.

"Saya kejar dia karna saya sudah pusing dan emosi," katanya.

Tapi di tengah perjalanan mengejar, Daeng Sau tidak sanggup lagi menahan rasa sakit pukulan yang dia alami.

Dia pun berhenti, lalu membungkuk, sembari meminta pertolongan kepada orang terdekat yang ada di lokasi itu.

Seorang warga, bernama Daeng Sarro, yang kebetulan lewat, langsung membawa Daeng Sau pulang ke rumahnya.

Tidak lama sesampai di rumahnya, Daeng Sau dilarikan ke RSUD Padjonga Daeng Ngalle. Daeng Sau kemudian dirawat inap dua hari.

Akibat pemukulan ini, Daeng Sau mengalami memar di bagian punggung kiri atas dan luka di bagian pergelangan tangan kiri.

Daeng Sau pun telah melaporkan tindakan penganiyaan ini ke Polres Takalar. Laporan masuk pada hari kejadian.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved