Kasus Demam Berdarah di Takalar Sulsel Melonjak, 2 Pasien Meninggal
Data Dinas Kesehatan Takalar, terdapat 27 pasien DBD pada Januari 2025, dua diantaranya meninggal.
Penulis: Makmur | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TAKALAR.COM, TAKALAR - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) melonjak di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Takalar, terdapat 27 pasien DBD pada Januari 2025.
Kecamatan Mangarabombang dan Kecamatan Polongbangkeng Utara adalah kecamatan dengan warga penderita DBD terbanyak.
Di dua kecamatan tersebut, tercatat masing-masing delapan warga menderita DBD.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Takalar, Hajil Muhammad mengatakan lonjakan ini adalah fenomena tahunan saat masuk musim hujan.
"Setiap tahun begitu. Setiap masuk musim hujan, membludak," ujarnya di Takalar, Jumat (24/1/2025).
Dari 27 pasien DBD yang dirawat sepanjang Januari 2025, dua pasien meninggal.
"Dua pasien meninggal dunia. Tapi, dua pasien itu disertai penyakit penyerta," jelas Hajil.
Hajil mengimbau kepada masyarakat untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala panas disertai perasaan dingin.
Karena itu adalah gejala awal penyakit DBD.
Menurutnya, biasanya warga hanya mengandalkan obat penurun panas yang dijual di warung campuran jika gejala tersebut.
"Perlu disampaikan kepada masyarakat untuk memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat jika mengalami gejala panas dingin, gejala DBD. Karena biasanya masyarakat hanya mengandalkan obat penurun panas yang dijual di toko-toko," jelasnya.
"Bahayanya, jika tidak dilakukan penanganan yang tepat, penyakit semakin parah. Apalagi jika darah sudah keluar dari hidung," tambahnya.
Diketahui, penyakit DBD disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Nyamuk ini berkembang biak di tempat penampungan air dalam kondisi cuaca yang lembab.
| Satpol PP Takalar Edukasi 25 PKL yang Berjualan di Zona Terlarang, Kapan Direlokasi? |
|
|---|
| Jelang Diperiksa KPK, BPK dan BPKP, Disiplin ASN Takalar Disorot saat Apel |
|
|---|
| BAK Tegaskan Ashar Tamanggong Pewaris Ulama, 'Langit Tak Pernah Offline' Diluncurkan |
|
|---|
| Pelantikan APKESMI Takalar 2026–2031, Dorong Percepatan Layanan Kesehatan Berbasis Inovasi |
|
|---|
| Kisah Ayub Bocah asal Takalar Dirawat Nenek di Makassar, Camat Panakkukang Turun Tangan Urus BPJS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-dbd-fff.jpg)