Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Viral Kawanan Geng Motor Serang Pengunjung Warkop di Makassar, Aksinya Terekam CCTV

Dalam rekaman CCTV yang beredar, aksi penyerangan dilakukan sekitar tujuh pemuda menggunakan busur, pada pukul 02.13 Wita.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Kloase tangkapan layar CCTV penyerangan geng motor menyerang pengunjung warung kopi (warkop) Jl Irma Ade Nasution, Kecamatan Tallo, Makassar, Kamis (9/1/2024) dini hari.   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kawanan geng motor menyerang pengunjung warung kopi (warkop) Jl Irma Ade Nasution, Kecamatan Tallo, Makassar, Kamis (9/1/2024) dini hari.

Aksi penyerangan itu, viral di media sosial.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, aksi penyerangan dilakukan sekitar tujuh pemuda menggunakan busur, pada pukul 02.13 Wita.

Sejumlah pengunjung warkop yang asik nongkrong, pun dibuat panik oleh aksi teror busur para pelaku.

Beberapa pengunjung, mengangkat kursi untuk berlindung dari ancaman busur para pelaku.

Pemilik warkop, Ismail mengatakan, aksi penyerangan terjadi saat pengunjung warkop asik nongkrong.

"Jadi ada anak-anak nongkrong, ada sekitar sembilan orang, main game sebagian, ada juga yang ketik proposal, terus tiba-tiba diserang," ujar Ismail saat ditemui wartawan.

Beruntung kata dia, tidak ada pengunjung warkop yang menjadi korban dalam penyerangan itu.

"Itu yang disyukuri tidak ada anak-anak yang kena," jelasnya.

Sepengetahuan, dari beberapa tahun membuka warkop, baru kali mendapatkan aksi penyerangan seperti itu.

Kapolsek Tallo Kompol Syamsuardi, yang mendatangi langsung lokasi kejadian, mengaku telah mengecek lokasi dan CCTV.

"Kita cek lokasi penyerangan, di mana ada tujuh orang masuk ke dalam warkop mengancam pengunjung," ujar Syamsuardi.

"Dari kejadian itu langsung kami turun ke lapangan cek, kami sudah lakukan pendalaman. Di cctv itu ada tujuh orang," lanjutnya.

Pihaknya pun berjanji, menyelidiki para pelaku yang terekam CCTV tersebut.

"Anggota sementara turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan," terang Syamsuardi.

"Ciri-cirinya belum kita ketahui, kita masih pelajari dari cctv. Dia datang melakukan penyerangan menggunakan busur, belum sempat melepas busur," bebernya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved