Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemkab Bone Duga Aktivitas Tambang Ilegal Picu Pendangkalan DAS Walanae, Lahan Pertanian Rusak

Hal tersebut diduga karena adanya pendangkalan yang akan mengancam ratusan hektare lahan pertanian warga di Kabupaten Bone.

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
justang/tribunbone.com
Ilustrasi. Amblasnya Jl Poros Bone - Kecamatan Dua Boccoe diduga tambang illegal di DAS Walanae 

TRIBUNBONE.COM, BONE - Kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Walanae kian memprihatinkan.

Hal tersebut diduga karena adanya pendangkalan yang akan mengancam ratusan hektare lahan pertanian warga di Kabupaten Bone.

Lahan warga terancam hilang akibat terkikis oleh aliran hingga terendam akibat perluasan sungai.

Kondisi inipun dilaporkan telah terjadi di beberapa titik di Kabupaten Bone, seperti di Desa Mattirowalie, Kecamatan Bontocani, yang membuat sejumlah lahan warga hilang di telan perluasan sungai. 

Kemudian di Kecamatan Dua Boccoe dilaporkan kerap terjadi banjir dari luapan Sungai Walanae yang merendam ribuan hektare lahan pertanian di sana.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone Dray Vibrianto saat dikonfirmasi Selasa, (7/1/2024) mengakui kondisi kerusakan dan pendangkalan yang terjadi di Sungai Walanae ini. 

Ini telah menjadi kajian dan atensi dari DLH yang mana juga menjadi konsen penanganan dari Pusat. 

Kerusakan ini jelas menjadi ancaman karena berpotensi meluapkan, hingga mengikis areal tepian sungai.

 Sementara ratusan ribu hektare lahan pertanian bergantung dari sungai ini untuk pengairan. 

Sebagian besar di antaranya pun dibangun di areal-areal bibir sungai.

"Kita sudah tahu, bahwa ancamannya itu banjir, erosi, hingga jangka panjang kekeringan," jelasnya.

Menurutnya, banyak faktor yang bisa menjadi penyebab kerusakan ini.

Dari aktifitas masyarakat di sepanjang sungai, alih fungsi hutan hingga aktifitas tambang

"Kalau DAS itu rusak, berarti ada aktifitas yang rusak di situ. Apakah aktifitas pembukaan lahan, aktifitas pertambangan, yang jelas ada aktifitas yang tidak perhatikan keseimbangan ekosistem sehingga terjadi pendangkalan," jelasnya.

"Yang jelas faktanya, kerusakan danau Tempe itu disebabkan rusaknya sistem DAS Walanae,"sambungnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved