Headline Tribun Timur
Siswa Makan Gratis Selama Sepekan di Makassar, Harga Menu Rp10 Ribu Per Porsi
Sedangkan di tingkat SMA, jumlah siswa yang akan mendapat makan gratis sebanyak 300 siswa.
TRIBUN-TIMUR.COM - Sebanyak 3.280 siswa di tiga kecamatan di Makassar, akan mendapatkan menu makan bergizi gratis (MBG) hari ini, Senin (6/1).
Pada uji coba serentak ini, lebih banyak menyasar siswa SD dan SMP.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan Makassar, jumlah siswa SD dan SMP yang akan mendapatkan makan bergizi gratis hari ini sebanyak 2.680 siswa. Mereka terdiri dari 1.263 siswa SD dan TK, serta 1.717 siswa SMP.
Sedangkan di tingkat SMA, jumlah siswa yang akan mendapat makan gratis sebanyak 300 siswa.
Uji coba di Makassar akan berlangsung di delapan sekolah. Masing-masing di SMP 17, SMA 10, SDN Cendrawasih, SDI
Sambungjawa, SMPN 1, KB-TKIT Wihdatul Ummah, SDI Tamajene, dan SDI Tamamaung IV.
Baca juga: PJ Gubernur Sulsel Hadiri Simuliasi Makan Siang Gratis untuk 698 Pelajar Takalar
Adapun menu makanan yang akan disajikan terdiri dari nasi, lauk berupa ayam, sayur, buah, dan susu. Harga per porsi diperkirakan mencapai Rp10 ribu.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najamuddin mengatakan, ini merupakan uji coba tahap awal. Uji coba ini akan berlangsung selama sepekan. Mulai tangal 6-10 Januari 2025.
Terkait menu makanannya, Iqbal mengaku harus sesuai dengan standar gizi. Di antaranya memuat protein, vitamin hingga susu.
“Tanggal 6 dilakukan selama sepekan uji coba. Itu semua kelas. Saya telah minta Kepsek untuk menyiapkan program makan bergizi gratis ini,” kata Iqbal.
Secara teknis, Iqbal mengaku arahan langsung diberikan pemerintah pusat.
Selama ini simulasi dilakukan dengan takaran anggaran Rp 15 ribu per porsinya.
“Ada informasi Rp10 ribu, tapi kalau regulasi belum ada juknisnya,” katanya.
Iqbal mengaku pihak sekolah nantinya juga harus menyiapkan tim relawan.
Baik itu dari siswa ataupun pegawai. Tugasnya dalam mendistribusikan makanan hingga ke kelas-kelas.
“Perlu juga dibantu penyiapannya yang mendistribusikan ke kelas-kelas, memeriksa higienitas makanan. Kita harus mengedepankan kondisi makanan betul-betul tiba ke anak dalam kondisi yang masih bagus dan sehat,” katanya.
Sementara Plh Kepala Dinas Pendidikan Makassar M Guntur, Minggu (5/1) mengatakan, menu makanan disiapkan oleh masing-masing yayasan yang telah bekerjasama dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
Setidaknya ada tujuh dapur yang dikelola oleh yayasan untuk memproduksi makanan untuk para pelajar di Makassar.
“Informasinya seragam se Indonesia harga satu porsi Rp10 ribu. Sudah ada yayasan yang menangani soal dapur penyediaan MBG, langsung berkoordinasi dengan pusat,” tuturnya.
Guntur belum tahu pasti detail menu yang akan disiapkan pada MBG tersebut. Intinya ada nasi, sayur, lauk, dan buah.
Kemungkinan kata Guntur lauknya akan berbeda-beda karena penyediaan makanan ini diolah oleh tujuh dapur yang berbeda.
“Kalau susu saya belum tahu pasti. Besok (hari ini) kita lihat apa-apa saja menu yang ada, kami cuma menyiapkan data untuk
Badan Gizi Nasional terkait sasaran atau penerima MBG ini,” jelasnya.
Untuk sekolah di bawah naungan Disdik Makassar, program ini menyasar 12 sekolah.
Yakni tiga SMP, delapan SD, dan satu TK.
Penerima makanan bergizi gratis ini mencapai 9 ribu hingga 10 ribu pelajar.
“Itu khusus sekolah di bawah naungan Disdik Makassar (TK, SD, SMP), belum termasuk SMA,” tutupnya.
Tiba-tiba Dipindahkan
Di tingkat SMA, uji coba makan siang gratis ini akan digelar di SMA Negeri 10 Makassar. Sekolah ini berada di perbatasan Makassar dan Gowa, yakni di Kecamatan Manggala.
Tak semua siswa akan mendapat menu makan siang gratis ini. Berdasarkan data yang diterima, hanya sekitar 300-an siswa yang akan mendapat makan siang gratis.
Sebelumnya, sekolah yang ditunjuk adalah SMA Negeri 5 Makassar. Namun, sehari sebelum pelaksanaan uji coba, nama SMA Negeri 5 diganti menjadi SMA Negeri 10 Makassar.
SMA Negeri 5 akan mendapat giliran uji coba pekan depan yakni tanggal 13-17 Januari.
“Jadi jumlah siswa saya itu 1.296 dan semua dapat kelas 10,11 dan 12 itu dapat semua,” kata Kepala SMA Negeri 5 Makassar, Sudirman Kadir, Minggu (5/1).
Sudirman mengaku seluruh anggaran uji coba berasal dari pemerintah pusat.
Terkait menu makanannya sendiri sudah disediakan langsung sesuai nilai gizi yang dibutuhkan.
Pengantaran makan bergizi gratis disebutnya mulai berjalan sekitar 7.45 Wita pagi.
Sementara estimasi seluruh makanan sudah sedia sekitar pukul 10.00 Wita.
Satuan tugas (satgas) sudah dibentuk SMA 5 Makassar untuk mengatur makanan di kelas-kelas.
Satgas tersebut nantinya mengatur distribusi makan siang hingga ke meja siswa.
“Itu nanti panitia atur ke kelas karena kita harap setelah istirahat kedua. Jam 12 istirahat kedua, persiapan makan dan salat.
Jadi kami harap makan dulu baru salat. Nanti guru terakhir atur sama wali kelasnya atur,” katanya.
Sementra itu Plh Kepala Dinas Pendidikan Makassar Guntur menyampaikan, program makan bergizi gratis ini akan uji coba selama Januari.
Program ini ditangani langsung oleh Badan Gizi Nasional.
Khusus periode 6-10 Januari, ada tiga sekolah yang disiapkan.
Ketiga sekolah tersebut ialah SMP 23 di Kecamatan Panakkukang, SMP 1 Mamajang, dan SMP 17 Kecamatan Manggala.
Tugas Pemkot Makassar dalam hal ini Dinas Pendidikan ialah menyiapkan obyek sasaran penerima bantuan MBG.
Total 230 ribu pelajar SD maupun SMP yang menjadi sasaran penerimaan bantuan makan siang gratis ini.
“Kalau SD saya belum tahu berapa sekolah yang ikut uji coba, semua ditentukan oleh Badan Gizi Nasional. Yang jelas tiga kecamatan tadi,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Headline-6-Januari-2025.jpg)