Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Daftar 16 Negara dengan Investasi Terbesar di Makassar, Singapura dan Malaysia Tertinggi

Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Makassar sebanyak 16 negara asing yang memilih Makassar untuk investasi.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
Tribun Timur
Kepala Dinas PM PTSP Makassar Helmy Budiman. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Singapura dan Malaysia tercatat sebagai negara asing dengan kontribusi investasi terbesar di Makassar periode Januari-September 2024.

Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Makassar sebanyak 16 negara asing yang memilih Makassar sebagai sasaran investasi

Singapura menanamkan modal sebesar Rp157,1 miliar. 

Sementara Malaysia Rp119,2 miliar hingga kuartal ketiga 2024.

Menyusul Kepulauan Virgin Inggris dengan Rp62,4 miliar, Amerika Serikat Rp28,3 miliar. 

Selanjutnya Inggris Rp19,7 miliar, Luxembourg Rp8,4 miliar, Jepang Rp8 miliar, Kepulauan Cayman Rp7,8 miliar, dan Belanda Rp6 miliar. 

"Tiongkok, Hongkong, Jerman, Korea Selatan, Denmark, Norwegia dan Kanada juga memiliki investasi di Makassar," ucap Kepala Dinas PMPTSP Makassar, Helmy Budiman, Kamis (26/12/2024). 

Baca juga: Makassar Penyumbang Terbesar Investasi di Sulsel, Capai Rp2,5 Trilliun Januari-September 2024

Adapun total jumlah penanaman modal asing (PMA) di Makassar mencapai Rp428,1 miliar. 

Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023, nilai PMA menurun dari Rp464,5 miliar di 2023.

Selain menjadi negara dengan kontribusi PMA terbesar, Singapura juga mempekerjakan banyak tenaga kerja Indonesia (TKI). 

Singapura mempekerjakan 400 tenaga kerja asal Indonesia, disusul Inggris 136 TKI, Hongkong 69 TKI, Malaysia 51 TKI, dan Jepang 40 TKI. 

"Dari 16 negara yang menanamkan investasi di Makassar, ada 878 TKI yang diberdayakan," jelas mantan kepala Bappeda Makassar ini. 

Secara keseluruhan, realisasi tenaga kerja periode Januari-September 2024 di Makassar mencapai 8.830 orang. 

Sebanyak 12 diantaranya merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA), dan 8.818 TKI. 

"TKI meningkat 42,55 persen atau bertambah sebanyak 2.632 orang dari 6.186 menjadi 8.818," tutupnya.(*) 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved