Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Makassar

Banjir di Makassar Meluas, Pengungsi Mencapai 1.969 Jiwa

Tidak hanya di Kecamatan Biringkanaya, Manggala, dan Panakkukang, banjir Makassar kini meluas hingga Tamalanrea. 

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM
Petugas Puskesmas Jongaya memeriksa kesehatan pengungsi korban banjir di posko Masjid Jabal Nur, Blok 10 Perumnas Antang, Makassar, Senin (16/12/2024) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jumlah pengungsi akibat banjir di Kota Makassar terus bertambah, Minggu (22/12/2024). 

Update dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar pukul 19.30 wita, jumlah pengungsi mencapai 1.969 jiwa dari 515 kepala keluarga. 

Tidak hanya di Kecamatan Biringkanaya, Manggala, dan Panakkukang, banjir Makassar kini meluas hingga Tamalanrea. 

Di Kecamatan Manggala 893 jiwa dari 236 kepala keluarga yang mengungsi. 

Rinciannya, 217 jiwa di Masjid Jabal Nur,  98 jiwa di Masjid Makka Al Mukarramah, 47 di Masjid Yuda Al-Fatih, 114  jiwa di masjid Al Muttaqin,  30 di masjid Al Mutohirin. 

Selanjutnya 100 di sekolah Qurrota A'yun, 69 jiwa di Masjid Al Mubarakah, 24 jiwa di masjid Nurul Jihad, 36 jiwa di masjid Al Anwar, 108 jiwa di sekolah Al Bashirah, 26 jiwa di Posyandu Anyelir, dan 24 jiwa dj masjid Babul Rezki. 

Di Kecamatan Biringkanaya tedapat 904 pengungsi dari 239 kepala keluarga. 

Mereka tersebar di 12 titik pengungsian, antara lain Kantor Lurah Katimbang 69 jiwa, SDN Paccerakkang 102 jiwa, kos Green Mutiara 16 jiwa, masjid Lailatulqadar 79 jiwa. 

Madjid Grand Rahmani 176 jiwa,  TK Al Hidayah 14 jiwa, masjid Ar Ra'mun 52 jiwa, masjid Al Khadijah 75 jiwa, Masjid Babul Khaer 140 jiwa, masjid MBI 122 jiwa, Mushallah Al Ummah 45 jiwa, masjid Salsabil 14 jiwa. 

Selanjutnya di Kecamatan Panakkukang tedapat 80 pengungsi dari 22 KK. 

Rinciannya, 30 orang mengungsi di Masjid At Taubah, 38 jiwa di Kantor Lurah Pandang, dan 12 jiwa di Posyandu Teratai. 

Terakhir di Kecamatan Tamalanrea 92 jiwa dari 18 KK yang mengungsi. Mereka dievakuasi ke Masjid H Sulaiman. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir menenggelamkan rumah warga di Blok 10 dan 8 Antang. 

Ketinggian banjir bahkan sudah mencapai atap rumah warga. 

Untuk itu Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengimbau seluruh Organisir Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Makassar agar ikut serta dalam penanganan bencana ini. 

BPBD juga diminta untuk terus melaporkan perkembangan kondisi di lapangan setiap saat. 

"Segera direkap jumlah pengungsi setiap 3 jam dan laporkan ke saya," tulis Danny Pomanto lewat pesan whatsapp di Grup Siaga Banjir Makassar.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved