Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kembali Renggut Korban Jiwa, DPRD Maros Minta Pemkab Perketat Keamanan Air Terjun Pung Bunga

Hal ini menyusul insiden tragis yang kembali terjadi pada Sabtu (30/11/2024), di mana air terjun tersebut merenggut korban jiwa.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
Basarnas
Proses pencarian pemuda tenggelam di Air Terjun Pung Bunga, Desa Bonto Manurung, Kecamatan Tompubulu Kabupaten Maros, Minggu (11/2/2024). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ketua DPRD Maros, Muh Gemilang Pagessa, mendesak pemerintah daerah untuk meningkatkan keamanan di kawasan wisata air terjun Tompobulu, khususnya di Pung Bunga.

Hal ini menyusul insiden tragis yang kembali terjadi pada Sabtu (30/11/2024), di mana air terjun tersebut merenggut korban jiwa.

Gemilang menyoroti sejumlah titik rawan di kawasan ini yang berisiko tinggi bagi wisatawan.

“Beberapa titik air terjun memiliki risiko tinggi. Selain itu, peningkatan kesadaran masyarakat juga sangat penting,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kawasan air terjun Pung Bunga sebenarnya sudah ditutup untuk umum akibat beberapa insiden serupa sebelumnya.

Namun, masih ada masyarakat yang nekat mengabaikan larangan tersebut.

“Kesadaran masyarakat untuk menaati aturan sangat penting. Dengan begitu, keamanan di kawasan wisata ini dapat terjaga dengan lebih baik,” tambahnya.

Gemilang juga menyarankan agar pemuda dan masyarakat setempat dilibatkan dalam upaya pengawasan untuk meningkatkan keselamatan wisatawan.

Menurutnya, kolaborasi ini akan membuat pengawasan menjadi lebih efektif.

Penutupan Sementara 

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Maros, Marjan Massere, mengusulkan agar air terjun Pung Bunga ditutup sementara waktu hingga standar keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung benar-benar terpenuhi.

“Tidak boleh ada lagi wisatawan yang datang untuk berenang di sana,” tegas Marjan.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu meminta Dinas Pariwisata Maros untuk segera mengambil langkah konkret.

Ia menyarankan pembenahan keamanan, peningkatan fasilitas pendukung, serta edukasi kepada masyarakat sebagai upaya mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.

“Ini adalah langkah penting untuk memastikan kawasan wisata di Maros tetap aman dan nyaman bagi pengunjung,” pungkas Marjan.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved