Brimob Polda Sulsel Bantu Polres Selayar Amankan Pilkada 2024
Personel Brimob Polda Sulsel tiba di Selayar untuk bantu Polres amankan Pilkada 2024, fokus jaga KPU, Bawaslu, dan patroli rutin di Kota Benteng..
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUNKEPULAUANSELAYAR.COM, BENTENG - Personel Brimob Polda Sulawesi Selatan telah tiba di Kabupaten Kepulauan Selayar, Senin (25/11/2024).
Anggota Brimob tersebut akan membantu aparat kepolisian di Selayar untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Polres Kepulauan Selayar menerima Bantuan Komando Operasi (BKO) dari Personel Brimob Batalyon C Pelopor Polda Sulsel.
Sebanyak 30 orang personel Brimob tiba di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kapolres AKBP Adnan Pandibu menyampaikan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar hingga saat ini masih kondusif.
"Saya sampaikan kepada rekan-rekan personel Brimob bahwa kita tidak boleh lengah, kita harus tetap siap untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi," kata Adnan Pandibu.
Ia juga berpesan agar seluruh personel Brimob yang ditugaskan di Kabupaten Kepulauan Selayar dapat segera menyesuaikan diri.
Selain itu, personel Brimob diharapkan bersungguh-sungguh menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Saya ingatkan rekan-rekan ke sini untuk tugas, bukan berlibur," tegas Adnan Pandibu.
Personel Brimob ini akan bertugas untuk menjaga kantor KPU dan Bawaslu.
Tugas tambahan mereka juga termasuk pengamanan dan patroli rutin di Kota Benteng.
Pilkada Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi perhatian Polda Sulsel untuk menjaga keamanannya.
Beberapa Pilkada sebelumnya selalu diwarnai aksi protes dari salah satu pasangan calon di KPU dan Bawaslu usai pemungutan suara.
Saat ini ada tiga pasangan calon bupati Selayar yang resmi bertarung.
Mereka adalah pasangan nomor urut 1, Natsir Ali-Muhtar, pasangan nomor 2, Ady Ansar-Suwadi, dan pasangan Abdul Rahman-Daeng Marowa. (*)
| Demokrasi yang Malnutrisi |
|
|---|
| Kakak Korban Tersengat Listrik di Gowa Tersangka |
|
|---|
| Sengketa Lahan Berujung Laporan ke Mabes Polri, Kabid Propam Polda Sulsel Bantah Intervensi |
|
|---|
| Identitas Mayat dalam Kresek Hitam di Soppeng Terungkap, Nurul Izza Korban Perampokan dan Pembunuhan |
|
|---|
| Gegerkan Warga Soppeng, Mayat Terbalut Selimut Dibungkus Plastik Sampah Diidentifikasi Dokpol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kapolres-selayar009.jpg)