Menilik Perjalanan Andi Arwin Azis 2 Bulan Jabat Wali Kota Makassar, Diprotes Kasus Pergantian Sekda
Andi Arwin mengucapkan salam perpisahan kepada seluruh jajaran Pemkot Makassar di hari terakhir berkantor, Jumat (22/11/2024) kemarin.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masa jabatan Andi Arwin Azis sebagai Pjs Wali Kota Makassar berakhir hari ini, Sabtu (23/11/2024).
Ada tiga agenda yang akan dihadiri Arwin sesuai jadwal kegiatan pejabat Pemkot Makassar.
Pertama, apel siaga pengawasan terkait tahapan Pemilihan Gubernur dan Wali Kota Makassar oleh Bawaslu di Ajungan City of Losari Jl Penghibur Kecamatan Ujung Pandang pukul 07.30 wita
Kedua, agenda wisuda di Politeknik Negeri Media Kreatif Pukul 07.30 wita, terakhir silaturahmi dan zikir bersama wujudkan pilkada kondisif dan damai di Hotel Claro Makassar pukul 18.30 wita.
Andi Arwin mengucapkan salam perpisahan kepada seluruh jajaran Pemkot Makassar di hari terakhir berkantor, Jumat (22/11/2024) kemarin.
Arwin pada kesempatan itu mengajak seluruh jajaran Pemkot Makassar senam bersama, sekaligus menyampaikan pesan-pesan perpisahan.
"Saya ingin mengakhiri pengabdian saya seperti saat saya memulainya, yaitu dengan penuh rasa kebersamaan," ucapnya.
Baca juga: Jl Balaikota Makassar Jadi Percontohan Kota Ramah Pejalan Kaki
"Kita adalah keluarga besar Pemerintah Kota Makassar. Jagalah semangat kekeluargaan ini dan hindari menabur kebencian dalam bekerja," sambungnya.
Andi Arwin telah menjalankan tugasnya sebagai wali kota sementara selama dua bulan lamanya, terhitung sejak 25 September lalu.
Perjalanan Andi Arwin sebagai Pjs Wali Kota diwarnai dinamika, apalagi pada momen politik sekarang ini.
Paling heboh saat Andi Arwin melakukan pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, mengganti Firman Hamid Pagarra dengan Irwan Ruasfiady Adnan, salah satu staf Ahli Setda Pemkot Makassar.
Arwin sebelumnya mengatakan bahwa ia tak mau mencampuri terlalu jauh dan dalam urusan pemerintah Kota Makassar.
Termasuk mengganti, mengisi atau memberhentikan pegawai dari jabatannya.
Ia sadar, tugasnya hanya mengisi kekosongan pemerintahan yang ditinggal cuti politik oleh Wali Kota Definitif, Danny Pomanto.
Hanya saja, karena desakan aturan tata pemerintahan, Arwin terpaksa menggeser posisi Firman Pagarra yang sudah menjabat sembilan bulan lamanya.
| Pamflet Seruan Aksi Dukung JK Beredar, Polrestabes Makassar Pastikan Tak Ada Unjuk Rasa |
|
|---|
| FKUB Makassar Nilai Kebijakan Munafri Arifuddin sebagai Contoh Efisiensi Daerah |
|
|---|
| Prof Sukri Siap Lanjutkan Kepemimpinan, Fokus Perkuat Sistem dan SDM FISIP Unhas |
|
|---|
| TP PKK Makassar Dorong Gerakan Membaca 15 Menit Sehari |
|
|---|
| Rahmat Taqwa Kritik PDAM Makassar, Wahidin Beberkan Penyebab Air Tak Mengalir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pjs-Wali-Kota-Makassar-Andi-Arwin-Azis-bersama-istri.jpg)