Rahmat Taqwa Kritik PDAM Makassar, Wahidin Beberkan Penyebab Air Tak Mengalir
Anggota DPRD Makassar Rahmat Taqwa Quraisy menilai pergantian pipa PDAM belum berdampak signifikan.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- PDAM Makassar menanggapi kritik DPRD soal krisis air bersih di wilayah utara. Anggota DPRD Rahmat Taqwa Quraisy menilai pergantian pipa belum efektif.
- PDAM menjelaskan distribusi ke utara terkendala sistem gravitasi dengan tekanan rendah, ditambah penurunan pasokan air baku dari Bendung Lekopancing.
- PDAM menyiagakan pompa tambahan dari Sungai Moncongloe dan 14 mobil tangki gratis untuk warga terdampak.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar memberikan penjelasan terkait kritik Anggota DPRD Makassar, Rahmat Taqwa Quraisy, mengenai krisis air bersih di wilayah utara kota.
Kritik tersebut mencuat setelah Rahmat menilai persoalan kekeringan merupakan masalah tahunan yang belum tertangani optimal.
“Iya, tentunya kekeringan ini menjadi kendala dari tahun ke tahun,” ujar Rahmat dalam Rapat Paripurna di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Rabu (15/4/2026).
Ia juga menyoroti kebijakan pergantian pipa yang dinilai belum berdampak signifikan terhadap distribusi air.
“Pipa PDAM diganti terus, air tetap tidak ada,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Plt Kabag Distribusi dan Kehilangan Air (DKA) PDAM, Wahidin menjelaskan, distribusi air ke wilayah utara memang memiliki tantangan teknis tersendiri.
“Untuk wilayah utara kota, sistem pengalirannya dilakukan secara gravitasi,” kata Wahidin di Kantor PDAM Makassar Jl Ratulangi, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, sistem ini hanya mengandalkan perbedaan ketinggian sehingga tekanan air relatif rendah.
“Tekanan air yang dihasilkan hanya sekitar 1,3 bar karena elevasi sumber air di Panaikang sekitar 13 meter,” jelasnya.
Kondisi ini berbeda dengan wilayah timur yang menggunakan sistem pompa bertekanan tinggi.
Disebutkan, wilayah timur bisa sampai 4,5 hingga 4,7 bar karena menggunakan pompa.
Akibat tekanan rendah, distribusi air ke wilayah pesisir utara kerap tidak maksimal.
Selain faktor jaringan, PDAM juga menghadapi penurunan drastis pada sumber air baku, yakni du Bendung Lekopancing Kabupaten Maros.
Dalam kondisi normal, suplai air mencapai 1.300 liter per detik.
Namun saat unu hanya sekitar 360 liter per detik.
| AGH. Marzuki Hasan dan Maccopa |
|
|---|
| Calon Komisioner Baznas Kota Makassar dan Nasib Petahana |
|
|---|
| Hakim Bebaskan 6 Terdakwa Kasus Dana Baznas Enrekang, Korupsi Rp16,6 Miliar Tak Terbukti |
|
|---|
| Pemuda ICMI Bakal 'Serbu' Makassar, Munas Peluang Digelar Luar Jakarta |
|
|---|
| Pendaftar PMBM MTsN 2 Makassar Membeludak, yang Diterima Hanya 320 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-16-april-pdam-mks-13.jpg)