UNM Tuan Rumah Simposium Internasional 2024
Simposium Internasional 2024 di UNM membahas budaya warisan Asia dengan pembicara dari Indonesia, Malaysia, China, dan India.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – International Symposium 2024 bertajuk Asia Heritage Culture di Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Jl AP Pettarani, Kamis (21/11/2024).
Simposium ini menjadikan UNM sebagai tuan rumah untuk membahas budaya-budaya warisan Asia.
Simposium ini menghadirkan pembicara dari empat negara, yaitu Indonesia, Malaysia, China, dan India.
Pembicara internasional tersebut antara lain Dr. MDM Zhian Wang, Prof. Chen Jingjing, Prof. Zhang Wen Ting, dan Prof. Madhumathi.
Dari India, hadir Prof. Ramalakshmi Lakshmanan, Prof. Lamail Alice Sabrina, dan Prof. Meenakshi Pappu.
Sedangkan dari Indonesia, UNM diwakili oleh Prof. Arifin Manggau dan Prof. Andi Abida.
Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof. Karta Jayadi, mengatakan simposium ini sangat penting untuk memberikan ide-ide mendalam dalam menjawab isu-isu seputar warisan Asia.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen terhadap pelestarian serta keberlanjutan budaya dan warisan.
Ada banyak bidang sosial dibahas dalam agenda ini, mulai dari desain dan penataan lingkungan, budaya pendidikan, pertunjukan seni, hingga penataan kawasan perumahan kumuh.
"Ini sangat relevan untuk pengembangan sosial-budaya yang berkarakter. Garis besarnya adalah budaya dan arsitektur, karena ada revolusi dalam penataan perumahan," ujar Prof Karta.
Pada kesempatan tersebut, Prof Karta juga menyampaikan harapannya untuk masa depan UNM sebagai salah satu universitas terkemuka di Indonesia dan Asia dalam bidang warisan budaya.
Pertama, ia berharap UNM dapat menjadi perguruan tinggi unggulan dalam bidang penelitian dan publikasi tentang warisan budaya, pelestarian, dan keberlanjutan.
Kedua, pengembangan prospektif dari acara-acara ini di UNM dapat meningkatkan profil universitas serta membuka peluang bagi mahasiswa internasional dan kolaborasi dengan universitas lain di seluruh dunia.
"Tujuan kami adalah untuk meningkatkan profil universitas dan membuka peluang bagi mahasiswa internasional serta kolaborasi internasional dengan universitas di seluruh dunia," jelasnya.
Menurutnya, hal ini juga merupakan bagian dari pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kewirausahaan di bidang pelestarian budaya dan warisan.
| PFI Pusat dan Makassar Kompak Kecam Israel "Penculikan Jurnalis Adalah Kejahatan Perang!" |
|
|---|
| Minoritas Aktif Kalahkan Mayoritas Diam |
|
|---|
| Profesor UNM Hasmyati Dorong Penanganan Stunting Pesisir Berbasis Riset dan Kolaborasi |
|
|---|
| Ikatek Borong Dua Juara di Turnamen Mini Soccer AAS Cup II 2026 |
|
|---|
| Pengelola Jalan Tol Makassar Serahkan 41 Kantong Darah ke PMI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/International-Symposium-2024-bertajuk-Asia-Heritage-Culture-0.jpg)