Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pernikahan Dini

Januari-November 12 Kasus Nikah Dini di Bulukumba Sulsel, Dinas PPA Ungkap Penyebab dan Dampak

Dinas PPPA sebut nikah dini berdampak negatif pada psikologi dan kesejahteraan keluarga.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sukmawati Ibrahim
IST
Ilustrasi - Pernikahan dini terus terjadi di Bulukumba. Dinas PPPA mencatat 12 kasus pada 2024, dengan dampak serius bagi perkembangan psikologi dan ekonomi anak 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mengungkapkan jumlah anak menikah dini.

Dari Januari hingga pertengahan November 2024, ada 12 orang  terpaksa menikah dini.

"Dispensasi nikah dini total Januari hingga saat ini 12 orang," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Irmayanti Asnawi, Sabtu (16/11/2024).

Padahal, menurut Irmayanti Asnawi, nikah dini sangat berbahaya bagi perkembangan anak dan anak yang dilahirkan.

Dampak negatif ditimbulkan antara lain:

Perkembangan psikologi anak terpengaruh, serta anak dilahirkan bisa tidak sempurna. 

Psikologi istri dan suami masih labil juga menjadi masalah. 

Permasalahan rumah tangga pun lebih mudah tidak harmonis, serta sejumlah dampak negatif lainnya.

Perekonomian dan kesejahteraan rumah tangga mereka pada umumnya tidak dapat mandiri.

Ia mengatakan, masalah ini masih terus terjadi di masyarakat, sehingga bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga semua pihak, termasuk masyarakat, orang tua, tokoh masyarakat, dan aparat hukum.

Pada tahun 2022, jumlah kasus dispensasi pernikahan anak sebanyak 48 orang. 

Pada tahun 2023, kasusnya menurun menjadi 42 orang.

Beberapa faktor menyebabkan kasus nikah dini masih tinggi di Bulukumba antara lain faktor:

Mulai dari konomi, budaya (adat), pergaulan bebas, serta pengaruh teknologi yang tidak sehat (internet) dan telepon seluler.(*)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved