Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilgub Sulsel

Andalan Hati Siap Bangun Infrastruktur Kesehatan di Wilayah 3T

Janji tersebut disampaikan saat debat kedua calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, pada Minggu (10/1

Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM
Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman dam Fatmawati Rusdi usai debat terakhir di Hotel Claro Makassar, Minggu (10/11/2024) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi, berjanji akan membangun infrastruktur kesehatan yang lebih baik di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) jika terpilih dalam Pilkada 2024.

Janji tersebut disampaikan saat debat kedua calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, pada Minggu (10/11/2024).

Andi Sudirman menjelaskan bahwa selama masa jabatannya sebagai Gubernur Sulsel, dirinya telah berupaya membangun sejumlah rumah sakit regional untuk meningkatkan akses layanan kesehatan di wilayah 3T.

Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat di daerah terpencil dapat mengakses fasilitas kesehatan yang memadai dengan mudah dan terjangkau.

"Pentingnya rumah sakit regional ini adalah agar layanan kesehatan dapat terjangkau oleh masyarakat di pedesaan. Terjangkau dalam arti harga yang wajar, dan menjangkau dalam arti aksesibilitas yang mudah," kata Andi Sudirman.

Andi juga berkomitmen untuk terus menambah jumlah rumah sakit regional dan memperbanyak dokter spesialis di berbagai rumah sakit daerah.

Selain itu, ia juga berencana memberikan insentif khusus untuk tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah yang kurang diminati.

Insentif tersebut termasuk fasilitas rumah dinas dan kendaraan dinas agar tenaga kesehatan merasa nyaman dan termotivasi untuk bekerja.

"Kami akan memberikan insentif khusus untuk rumah sakit yang tidak banyak diminati, termasuk menyediakan rumah dinas dan mobil dinas agar tenaga kesehatan merasa nyaman," ungkap Andi Sudirman.

Selain pembangunan infrastruktur kesehatan, Andi Sudirman juga aktif mempromosikan gaya hidup sehat melalui kampanye "Anti Mager" atau Anti Malas Gerak.

Kampanye ini berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian rekor jalan sehat serentak dengan jumlah peserta terbanyak.

"Gerakan Anti Mager ini merupakan bagian dari upaya promosi kesehatan untuk mendorong masyarakat hidup sehat secara preventif. Kami juga mengajak pejabat dan masyarakat untuk terus bergerak, sehingga selain infrastruktur rumah sakit yang semakin baik, upaya preventif melalui gaya hidup sehat juga dapat berjalan," jelasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved