Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

Pensiunan TNI / Polri di Belakang Cabup Luwu

Saat tiba di lokasi debat, masing-masing didampingi tokoh-tokoh penting yang dianggap punya pengaruh luas di Luwu.

Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM
Tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan mengikuti debat pertama di Hotel Dalton, Kota Makassar, Rabu (30/10/2024). 

Sebab, kata Erwin Barabba, tenaga pendidik masih banyak yang tak jarang tersentuh dengan baik oleh pemerintah.

"Tenaga pendidik itu harus diperhatikan, karena standar mutu pendidikan itu bergantung dari kualitas hidup tenaga pendidik kita," akunya.

Politisi PDIP itu menambahkan, akan memperbanyak pengangkatan guru di sekolah terpencil.

"Pengangkatan Pegawai Pemerintah dan Perjanjian Kerja (P3K) guru bisa dirasionalkan dan ditempatkan di daerah terpencil yang ada di Luwu," tandasnya.

Pemerataan Pembangunan

Kandidat pasangan nomor urut 2 Patahuddin-Muh Dhevy Bijak berjanji melakukan pemerataan pembangunan di Luwu.

Kata Patahuddin, tata kelola pemerintahan harus menjunjung tinggi transparansi, keterlibatan masyarakat dan akuntabel.

"Sehingga implementasinya ialah, pelayanan yang prima yang diberikan kepada masyarakat," jelasnya, Rabu (30/10).
Ketua DPD II Golkar Luwu itu mengaku, pihaknya tak ingin warga tersendat pada urusan administrasi.

"Pelayanan prima, termasuk dalam pengurusan KTP-Elektronik dan Kartu Keluarga, tidka perlu lagi datang ke Kota Belopa, cukup ke kantor camat setempat," ujarnya.

Pemerataan pembangunan yanh sering dikeluhkan masyarakat Walmas yang berada di utara Kabupaten Luwu juga menjadi perhatian Patahuddin.

"Kita akan buat mall pelayanan publik di Walmas, sehingga warga tidak perlu lagi jauh datang ke Belopa," tandasnya.

Kata Patahuddin, pelayanan prima juga digambarkan dengan pelayanan kesehatan yang ramah bagi warga.

"Pelayanan kesehatan, BPJS itu hanya berbasis KTP. Cukup memperlihatkan KTP langsung akan dilayani di Rumah Sakit Daerah Luwu," akunya.

Sementara itu, Dhevy Bijak ingin jalannya pemerintahan di Luwu harus berjalan secara transparan.

"Transparansi harus diperlihatkan secara utuh dan nyata kepada masyarakat nantinya," katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved