Persim Maros dan Mangiwang FC Butuh Kejelasan Liga 3 Regional Sulsel
Sekretaris Asprov PSSI Sulsel, Ahmadi Djafri mengatakan, Asprov PSSI seluruh Indonesia akan bertemu dengan PSSI pada 4-6 November mendatang.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Nasib Liga 3 Regional Sulawesi Selatan (Sulsel) belum jelas.
Klub-klub menanti keputusan Asprov PSSI Sulsel terkait bergulirnya kompetisi tersebut.
Apalagi, PSSI sendiri telah mengumumkan Liga 3 musim 2024/2025 seri nasional hanya akan diikuti 18 klub.
Tim tersebut terdiri dari delapan tim yang terdegradasi dari Liga 2 dan 10 tim dari babak 16 besar.
Padahal sebelum-sebelumnya tim yang berlaga di Liga 3 putaran nasional dari juara, runner up dan tiga besar Liga 3 regional.
Sekretaris Asprov PSSI Sulsel, Ahmadi Djafri mengatakan, Asprov PSSI seluruh Indonesia akan bertemu dengan PSSI pada 4-6 November mendatang.
Pertemuan tersebut salah satu pembahasannya terkait Liga 3 Nasional dan pembentukan Liga 4.
Pihaknya butuh penjelasan keberlangsungan Liga 3 regional dari PSSI.
"Liga 3 nasional ada 18 klub, jadi bagaimana Liga 3 regional yang digelar Asprov. Itu pasti kita bicarakan," katanya kepada Tribun-Timur.com, Jumat (25/10/2024).
Ahmadi mengaku jika Liga 3 regional diubah menjadi Liga 4 hal tersebut tak dibahas di Kongres PSSI pada Juni lalu.
"Liga 4 tidak ada di kongres, jadi itu kami tanyakan karena harus berdasarkan statuta. Kalau ada keputusan lain dari ketua umum, kita akan diskusi," jelasnya.
Sementara Ketua Persim Maros, Hairil Anwar mengaku mengembalikan sepenuhnya ke Asprov PSSI Sulsel untuk menggulirkan Liga 3 Regional Sulsel.
Sebab, hal tersebut menjadi hal teknis dan regulasi dari PSSI.
Meski demikian, ia berharap kompetisi bisa bergulir sebagai bentuk pembinaan sepak bola.
"Kita harapkan kompetisi tetap ada karena bagian dari upaya pembinaan," ucapya.
7 Ribu KK di 9 Desa di Maros Terdampak Krisis Air Bersih |
![]() |
---|
Alwyldan Mustahir Soroti Gondola di Tompobulu, Minta Pemkab Maros Bangun Jembatan |
![]() |
---|
Dapur MBG Dorong Ekonomi Lokal, 50 UMKM Maros Sudah Terlibat |
![]() |
---|
Politeknik Pengawasan Obat dan Makanan Pertama di Indonesia Bakal Dibangun di Pucak Maros |
![]() |
---|
2 Penyebab Bupati Maros Raih Baznas Award 2025, Baznas Berhasil Himpun Zakat Rp 6 Miliar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.