Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kabinet Merah Putih

Sosok Mayor Jenderal Pernah Jabat Sekretaris Kabinet 2 Periode

Teddy Indra Wijaya bukan Mayor yang pertama Sekretaris Kabinet. Ada sosok Mayjen Sudharmono, S.H yang pernah menjabat Sekretaris Kabinet 2 periode.

Tayang:
Editor: Sakinah Sudin
Kolase Tribun Timur/ Sakinah Sudin
Kolase: Mayor Teddy ditunjuk menjadi Sekretaris Kabinet Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo-Gibran (wikipedia) dan sosok Sudharmono saat berpangkat Mayjen menjabat Sekretaris Kabinet dua periode (wikipedia). 

Menurut Wahyu, jabatan Seskab pada masa pemerintahan saat ini tidak lagi setara menteri, tetapi berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). 

Dengan demikian, posisi Seskab bisa dijabat oleh perwira aktif, seperti halnya anggota TNI-Polri yang bertugas di Sekretaris Militer Presiden (Setmilpres).

 “Karena Sekretariat Negara itu di bawahnya ada Setmilpres yang ada TNI-Polri juga di situ. Ada staf sekretariat presiden, ada bagian-bagian yang memang bisa dijabat oleh prajurit TNI,” kata dia.

Profil Sudharmono 

Letjen (Purn.) Soedharmono lahir di Cerme, Gresik pada tanggal 12 Maret 192.

Ia adalah anak dari Soepijo Wirodiredjo, yang merupakan anak seorang carik atau sekretaris Desa.

Sedang ibunya bernama Raden Nganten Sukarsi yang merupakan putri asisten wedana.

Ayahnya mengawali karier menjadi pegawai magang di kantor Kecamatan.

Saat itulah Soepijo bertemu dengan Sukarsi. Waktu bertemu, Sukarsi adalah seorang janda karena suami terdahulu meninggal dunia.

Cinta Soepijo dan Sukarsi akhirnya menjalin cinta dan menikah. Soepijo lalu diterima kerja menjadi juru tulis di Kecamatan Cerme, Gresik.

Di sinilah pada tahun 1927 Sudharmono lahir. 

Kakaknya, Mbak Siti, lahir pada tahun 1924. Dan kakak tertuanya, Mas Sunar yang lahir pada tahun 1921. Ketika ia berusia 2 tahun, sang ayah dipindah ke Tuban menjadi juru tulis di Kepatihan (Wakil Bupati).

Tapi di Tuban inilah sang ibu meninggal dunia saat melahirkan anak keempat.

Ia sudah menjadi yatim piatu dari kecil.

Ibunya Soekarsi meninggal ketika melahirkan adik bungsu Soedharmono (1930).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved