Perusahaan Swasta Ambil Alih Pengelolaan 3 Aset Bersejarah Sulsel
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menggandeng Kagum Group, perusahaan swasta untuk mengelola tiga aset bersejarah..
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menggandeng Kagum Group, perusahaan swasta untuk mengelola tiga aset bersejarah.
Ialah Monumen Mandala, Gedung Kesenian Societeit de Harmonie, dan Kebun Raya Pucak Maros.
Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Senin (21/10/2024).
Darius Prawiso, CEO Holding Kagum Group, menyatakan bahwa pihaknya memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman di bidang pariwisata.
Ia pun yakin dapat memberikan dampak positif bagi pengelolaan aset-aset tersebut.
"Kita akan mengelola lahan-lahan yang ada di Makassar untuk pariwisata di Indonesia Timur," jelas Darius.
Darius juga menekankan rencana revitalisasi aset, sembari memastikan bahwa fungsi awal bangunan akan tetap dipertahankan.
Baca juga: Setelah 15 Tahun Mengabdi, Petugas Pintu Air Desak Ikut Seleksi PPPK Pemprov Sulsel
"Tetap sebagai fungsi awal, tetapi kita tambahkan revitalisasi agar masyarakat lebih nyaman," ujarnya.
Salah satu fokus utama adalah Gedung Kesenian Societeit de Harmonie, yang sangat digemari oleh masyarakat dan pegiat budaya.
Darius berencana untuk tetap melibatkan budayawan dalam berbagai acara menarik yang akan digelar di lokasi tersebut.
"Makassar ini memang salah satu pintu di Indonesia Timur. Kami akan berkolaborasi dengan banyak budayawan dan seniman untuk membentuk satu creative hub," tuturnya.
Dengan pengelolaan aset pariwisata dan kebudayaan ini, Darius berharap dapat membuka lapangan kerja dan menarik wisatawan untuk mengunjungi ketiga objek tersebut. (*)
Kagum Group
Makassar
Aset Bersejarah
Pemprov Sulsel
Monumen Mandala
Gedung Kesenian
Gedung Kesenian Societeit de Harmonie
| Dusan Lagator Pulih, Gledson Cedera, Sheriddin Percaya Diri |
|
|---|
| Saatnya Menang di Wayan Dipta |
|
|---|
| Nutri-Level dan Dilema Gula: Antara Kesehatan Publik dan Budaya Manis |
|
|---|
| 22 DPC PPP Cari Ketua Baru, Tana Toraja dan Toraja Utara Ditunjuk Langsung |
|
|---|
| Usia 21 Tahun Naik Haji, Titin Dampingi Orangtuanya yang Sudah Menunggu 15 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/adiragathering2.jpg)