Dosen UNM Bareng IGTKI PGRI Edukasi Guru PAUD Jeneponto Manfaatkan Teknologi Tingkatkan Literasi
Sebanyak 90 guru TK yang tersebar di 39 satuan pendidikan PAUD di Kecamatan Binamu, Jeneponto, mengikuti pelatihan ini UNM
Penulis: CitizenReporter | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM -- Universitas Negeri Makassar (UNM) bekerja sama dengan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, menggelar pelatihan dan pendampingan gamifikasi pembelajaran berbasis etnomatematika Selasa (22/10/2024).
Tujuannya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan literasi dan numerasi para guru PAUD di wilayah tersebut dengan memanfaatkan teknologi digital dan pendekatan berbasis budaya lokal.
Sebanyak 90 guru TK yang tersebar di 39 satuan pendidikan PAUD di Kecamatan Binamu, Jeneponto, mengikuti pelatihan ini.
Salah satu fokus utama dari pelatihan ini adalah mengajarkan para guru cara menerapkan gamifikasi dalam proses pembelajaran, dengan memanfaatkan aplikasi teknologi berbasis Android.
Selain itu, pendekatan etnomatematika diperkenalkan untuk mengintegrasikan elemen budaya lokal dalam pembelajaran anak usia dini.
Ketua pelaksana kegiatan, Muh. Isbar Pratama, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan guru-guru PAUD dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
"Program ini tidak hanya membekali para guru dengan keterampilan teknologi, tetapi juga memberi mereka pengetahuan tentang bagaimana mengembangkan pembelajaran berbasis budaya. Gamifikasi adalah salah satu metode yang sangat efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan minat belajar anak-anak, sementara etnomatematika membantu anak-anak untuk memahami dan menghargai budaya lokal sejak dini," ungkap Isbar Pratama.
Kegiatan ini mendapatkan bantuan dana dari Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) Kemendikbud tahun anggaran 2024 melalui skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM).
Dana ini digunakan untuk mendukung pelatihan yang mencakup berbagai aspek, mulai dari pengenalan teknologi digital hingga penerapan budaya lokal dalam pembelajaran.
Sementara itu, Anggota Tim PKM, Angri Lismayani, S.Pd., M.Pd., yang juga menjadi instruktur dalam pelatihan, menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran PAUD.
"Kami menyadari bahwa sebagian besar guru PAUD di Jeneponto masih menggunakan metode pembelajaran konvensional. Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru dapat mengadopsi pendekatan baru yang lebih interaktif dan sesuai dengan perkembangan teknologi," jelas Angri.
Ia menambahkan bahwa gamifikasi pembelajaran tidak hanya meningkatkan minat belajar anak-anak, tetapi juga membantu guru dalam menyampaikan materi dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami.
Rekan sesama anggota, Dedy Aswan, S.Pd., M.Pd., menyebutkan bahwa program ini juga memberi kesempatan kepada para guru untuk lebih mengenal penggunaan aplikasi digital dalam pembelajaran.
"Para guru kini bisa memanfaatkan teknologi, seperti aplikasi pembuatan konten pembelajaran interaktif berbasis Android. Ini sangat bermanfaat dalam mempersiapkan mereka untuk mengintegrasikan elemen-elemen teknologi dalam kegiatan belajar mengajar," kata Dedy Aswan.
| Profil Awal Chairuddin Jenderal Asal Makassar Doktor Lulusan UNM, Predikat Cum Laude |
|
|---|
| Al-haqqu bila Nizam Yaghlibuhu al-Bathilu bin-Nizam |
|
|---|
| HMI IMM dan PMII Jeneponto Sebut Pilkada Lewat DPRD Kemunduran Demokrasi |
|
|---|
| Waspada Cuaca Buruk! Makassar, Parepare hingga Jeneponto Potensi Hujan Lebat |
|
|---|
| Tahun 2026: Tonggak Kebangkitan Ekonomi Pancasila |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/UNM-bekerja-sama-dengan-Ikatan-Guru-Taman-342344.jpg)