Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilgub Sulsel

Usai Garap Wilayah Bosowa, Azhar Arsyad Lanjutkan Kampanye di Luwu Raya

Pasangan Danny Pomanto menggarap Luwu Raya setelah berkeliling di Kabupaten Soppeng, Bone, dan Wajo.

Editor: Sudirman
Ist
Ketua PKB Sulsel Azhar Arsyad saat melakukan kampanye. Azhar berpasangan dengan Danny Pomanto di Pilgub Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Azhar Arsyad akan melanjutkan kampanyenya di Luwu Raya.

Pasangan Danny Pomanto menggarap Luwu Raya setelah berkeliling di Kabupaten Soppeng, Bone, dan Wajo (Bosowa).

Azhar Arsyad tiba di Makassar Kamis (17/10/2024).

Hanya nginap semalam di Makassar, ia kemudian melanjutkan road shownya di Luwu Raya, Jumat (18/10). 

Rombongan Ketua DPW PKB Sulsel ini memulai star dari Makassar sore ini dan akan mampir terlebih dahulu ke Soppeng untuk memenuhi undangan pesta perkawinan dan setelah itu melanjutkan ke Luwu.

Azhar Arsyad akan menginap di Belopa kemudian memulai lawatan silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat Sabtu (18/10).

Sekretaris DPW PKB Sulsel, Muhammad Haekal mengatakan, sesuai agenda, Azhar akan menyisir wilayah Tana Luwu dan baru kembali menuju Makassar Rabu (23/10) pekan depan. 

"Hanya Satu hari di Makassar kami akan melanjutkan kampanye hari ini. Ada berbagai agenda, silatutarahmi bersama tokoh tokoh masyarakat di Tana Luwu hingga konsolidasi bersama partai pengusung DIA," kata Muhammad Haekal. 

Muhammad Haekal yang masuk bursa bakal calon Bupati Luwu ini menambahkan akan didampingi kader PKB di daerah dan menyampaikan visi dan misi yang menjadi harapan masyarakat Sulsel.

"Pasangan DIA (Danny - Azhar) adalah komplit, satunya anak lorong dan satunya lagi anak desa yang punya gagasan bagaimana membangun secara merata kedepan, demi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Haekal menambahkan, dalam setiap titik pertemuan, masyarakat menginginkan perubahan yang sesuai dengan visi dan misi DIA.

Mengambil contoh program membangun desa secara merata, ini yang kurang dirasakan masyarakat selama ini. 

"Seperti salahsatu pendekatan pertanian, dimana petani selama ini diberikan subsidi pupuk, bantuan alat untuk produksi pertanian atau perkebunannya. Tetapi setelah panen dan harga anjlok, tidak adalagi perhatian khsusus. Disini DIA memberikan jaminan bahwa hasil panen akan dibeli melalui offtaker dengan harga yang layak, sehingga hasil petani kita akan tetap terjaga," ucap Muhammad Haekal. 

Dari rangkaian tur kampanye yang disambangi, Muhammad Haekal optimis pasangan bertagline Save Sulsel akan meraih kemenangan pada 27 November 2024. 

"Kenapa optimis karena kita bersilaturahmi langsung dengan rakyat, mendengar langsung problem dan memberikan jalan keluar terkait masalah rakyat. Jadi DIA sebagai solusi dari rakyat Sulsel," tutupnya.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved