Opini
Ketahanan Pangan dan Program Makan Gratis
Tampaknya ancaman itu selalu mengintai dari masa-kemasa, sebab isu terkait faktor-faktor tersebut tidak luput dari pemberitaan.
Sehingga ketika terjadi kelangkaan beras, masyarakat sudah terbiasa dengan alternatif lain seperti jagung, ubi, kentang dan sagu.
Selain mengurangi beban pengeluaran negara dalam merealisasikan program makan gratis juga dapan menekan biaya belanja beras luar negeri.
Selain itu , modifikasi program tersebut ikut serta menyerap hasil pangan pokok lainnya dari para petani.
Sehingga banyaknya permintaan pangan pokok lainnya mendorong para petani meningkatkan produktivitas lahan pertanian terlebih pada lahan yang tidak bisa menghasilkan beras.
Dengan demikian, penerapan diversifikasi pangan pokok pada program makan gratis diharapkan bisa mengubah secara massif kebiasaan dan pola pikir masyarakat akibat ketergantungan beras dan terbiasa dengan sumber pangan pokok lainnya.
Hal ini bisa menjadi jembatan terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan serta meningkatkan produktivitas lahan pertanian.
Maka kedepannya tidak lagi ketergantungan pangan dari negara lain. Wallahu a’lam bishawab.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Suanto-Saing-Alumni-Ilmu-Hadis-di-UIN-Alauddin-Makassar-6.jpg)