Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Total Piutang Pembiayaan di Sulsel Capai Rp18,77 Triliun

Perkembangan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Sulawesi Selatan (Sulsel) posisi Juli 2024 (yoy) menunjukkan kinerja positif pada beberapa industri.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
OJK
Kepala OJK Sulselbar, Darwisman. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perkembangan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Sulawesi Selatan (Sulsel) posisi Juli 2024 (yoy) menunjukkan kinerja positif pada beberapa industri.

Hal ini diketahui dari data terbaru Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), yang diterima Tribun-Timur.com, Rabu (9/10/2024).

Kepala OJK Sulselbar, Darwisman menyebut, kinerja perusahaan pembiayaan mampu tumbuh positif.

“Itu tercermin dari total piutang pembiayaan yang tumbuh 13,65 persen menjadi Rp18,77 triliun,” sebutnya.

Begitu pula dengan total pinjaman yang disalurkan pada perusahaan pergadaian tumbuh 42,01 persen mencapai Rp7,17 triliun.

Serta outstanding pinjaman pada fintech peer to peer lending yang tumbuh sebesar 49,53 persen.

Dengan pertumbuhan tersebut, outstanding pinjaman pada fintech peer to peer lending kini menjadi Rp1,53 triliun.

Adapun tingkat wanprestasi  terjaga yaitu sebesar 1,86 persen.

Selain itu, total aset dana pensiun juga menunjukkan pertumbuhan sebesar 17,13 persen menjadi Rp1,60 triliun. 

“Di sisi lain terjadi kontraksi total pembiayaan modal ventura sebesar -5,34 persen,” kata Darwisman.

Darwismam juga memaparkan bahwa Kantor OJK Sulselbar gencar melakukan edukasi.

Tercatat, periode Januari sampai dengan Agustus 2024 telah dilakukan 1.379 kegiatan edukasi kepada masyarakat dengan jumlah peserta 133.005 orang.

Para peserta terdiri dari masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, maupun nasabah lembaga jasa keuangan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved