Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Politik Dinasti di Pilkada Sulsel

Redupnya Dinasti Politik Yasin Limpo

Memasuki tahun 2024 lewat Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) klan Yasin Limpo tak lagi mendominasi.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM
Klan Yasin Limpo yang pernah menjabat gubernur, bupati dan Plt bupati. 

Adnan juga mendaftar di sejumlah partai seperti PKB dan Demokrat.

Namun hingga detik akhir masa pendaftaran, Adnan Purichta Ichsan gagal mendapatkan rekomendasi hingga akhirnya hanya menjadi penonton di Pilgub Sulsel 2024.

Gagalnya Adnan ikut berkontestasi terhitung pula untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir, Pilgub Sulsel tanpa klan Yasin Limpo.

Hitungannya, SYL maju Pilgub Sulsel 2003, 2008 dan 2013. 

Lalu IYL maju di Pilgub Sulsel 2018 yang artinya ada empat kali Pilkada untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulsel diikuti klan Yasin Limpo.

Untuk Pemilihan Legislatif, beberapa nama klan Yasin Limpo juga pernah terpilih, anak Tenri Olle Yasin Limpo, Dewi Yasin Limpo, Haris Yasin Limpo.

Lalu anak SYL yakni Indira Chunda Thita Syahrul dan anak dari IYL yakni Adnan Purichta Ichsan serta Akbar Danu Indarta merupakan anak dari Tenri.

Dewi Yasin Limpo dan Thita pernah merasakan duduk sebagai anggota DPR RI.

Sementara di level DPRD Sulsel Tenri Olle dan Adnan tercatat pernah menjadi anggota.

Sementara itu Haris Yasin Limpo pernah terpilih sebagai anggota DPRD Makassar.

Mereka yang Gagal di Pemilu

Selain Ichsan Yasin Limpo, masih ada beberapa nama dari klan Yasin Limpo juga pernah merasakan kegagalan pada Pemilu. 

Baik itu Pileg maupun Pilkada.

Pertama, yakni Ichsan Yasin Limpo yang mencoba peruntungan maju sebagai Calon Bupati Takalar pada 2002 lalu.

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Takalar saat itu masih menggunakan sistem dipilih oleh legislatif atau anggota DPRD.

Hasilnya, Ichsan Yasin Limpo kalah dari Ibrahim Rewa.

Lalu ada nama Tenri Olle Yasin Limpo

Anak pertama dari pasangan HM Yasin Limpo dan Nurhayati ini pernah maju sebagai calon Bupati Gowa pada Pilkada 2015.

Saat itu Tenri Olle maju melawan keponakannya sendiri Adnan Purichta Ichsan

Pilkada Gowa 2015 dimenangkan Adnan.

Tenri Olle pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Gowa dan menjadi anggota DPRD Sulsel.

Namun, pada Pileg 2024 Tenri Olle maju sebagai Caleg DPR RI dari Partai Nasdem untuk Dapil Sulsel I tapi tidak terpilih.

Kemudian berikutnya, yakni Irman Yasin Limpo.

None sapaan akrabnya merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara pasangan HM Yasin Limpo dan Nurhayati.

None pernah bertarung sebagai calon Wali Kota Makassar sebanyak dua kali.

Pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar 2013, None berpasangan dengan Busrah Abdullah. Pasangan ini menempati posisi kedua perolehan suara kalah dari pasangan Danny Pomanto - Syamu Rizal.

Lalu pada Pilwali Makassar 2020, Irman Yasin Limpo kembali maju sebagai calon wali kota. 

Namun, lagi-lagi kandas.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel ini juga mencoba peruntungan maju sebagai calon anggota DPRD Sulsel pada Pileg 2024. 

Mengendarai partai Gerindra dan maju di Dapil Sulsel III (Gowa, Takalar), None gagal duduk sebagai anggota DPRD Sulsel.

Pada Pileg 2024 ini, satu-satunya klan Yasin Limpo yang terpilih yakni Andi Pahlevi.

Putra dari Tenri Angka Yasin Limpo terpilih sebagai anggota DPRD Makassar melalui partai Gerindra untuk periode kedua.

Dinasti Yasin Limpo dengan jabatan politik dan pemerintahan:

Baca berita selanjutnya: Apakah Mereka yang Bangun Dinasti Politik di Sulsel Hanya Andalkan Nama Besar Keluarga?

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved