Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Politik Dinasti di Pilkada Sulsel

Redupnya Dinasti Politik Yasin Limpo

Memasuki tahun 2024 lewat Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) klan Yasin Limpo tak lagi mendominasi.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM
Klan Yasin Limpo yang pernah menjabat gubernur, bupati dan Plt bupati. 

IYL akronim nama adik SYL itu terpilih berpasangan dengan Abdul Razak Badjidu mengalahkan Raja Gowa Andi Maddusila Andi Idjo.

Sama halnya dengan SYL, IYL juga menjabat Bupati Gowa selama dua periode atau hingga 2015. 

Pada Pemilihan Gubernur Sulsel 2018, IYL maju sebagai kandidat gubernur.

Ia berpasangan dengan Andi Mudzakkar (Cakka) mantan Bupati Luwu dan anak dari Kahar Muzakkar.

Namun, pasangan IYL-Cakka kalah dari pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman.

Lalu nama ketiga dari klan Yasin Limpo menjabat Kepala daerah yakni Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo.

Adnan putra Ichsan Yasin Limpo atau keponakan dari SYL.

Adnan terpilih sebagai Bupati Gowa pada periode 2015-2020. 

Periode kedua 2020-2024 kembali terpilih untuk kedua kalinya.

Menariknya, pada Pilkada 2015, Adnan terlibat rivalitas dengan bibinya, Tenri Olle Yasin Limpo.

Adnan menjadi calon bupati pasangan dengan Abdul Rauf Mallagani, sedangkan Tenri Olle pasangan dengan Hairil Muin.

Saat itu menjadi momentum bagaimana kursi bupati tetap bertahan di generasi kedua Yasin Limpo atau pindah ke generasi ketiga atau malah pindah ke tangan klan lain.

Pilkada pun akhirnya dimenangkan Adnan dan dia menggantikan ayahnya sebagai bupati.

Pada Pilgub Sulsel 2024, Adnan Purichta Ichsan digadang-gadang sebagai salah satu kandidat gubernur.

Ia menjadi salah satu prioritas yang bakal diusung Partai Golkar. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved