Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Korban Penipuan Online

Modus Jual Motor Rp14 Juta di Facebook, TNI Gadungan Tipu Warga Bontoramba Jeneponto Sulsel

Warga Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi korban penipuan lewat online.

Tayang:
Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Sukmawati Ibrahim
kolase Tribun Timur
Kolase foto korban penipuan, Muhammad Nur Alam (tengah) dan empat TNI gadungan modus jual motor, Jumat (13/9/2024) 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Warga Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi korban penipuan lewat online.

Ialah Muhammad Nur Alam (31), warga Dusun Ballarompo, Desa Batujala, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto.

Penipuan bermula saat Muhammad Nur Alam ingin membeli sepeda motor melalui media sosial, Facebook, Jumat (13/9/2024).

"Di Facebook itu saya lihat ada dijual motor MX King dengan harga Rp14 juta, abis itu kita chattingan lanjut WA (Whatsapp), katanya kalau serius bisa di antar langsung ke tempat," ujar Muh Nur Alam kepada Tribun-Timur.com, Sabtu (14/9/2024).

Ia membeberkan, pelaku penipuan mengaku beralamat di Kabupaten Sinjai, Sulsel.

Dari hasil negosiasi melalui WhatsApp, dua bela pihak sepakat untuk jual beli motor tersebut senilai Rp11 juta.

"Saya nego dengan harga Rp11 juta, nah kita sepakat lalu dia minta uang Rp 2 juta untuk balik nama STNK dan BPKB," ucapnya.

Anehnya, kata Nur Alam, STNK dan BPKB tersebut berubah nama dalam hitungan menit.

Baca juga: Direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto Sulsel Bantah Pulangkan Pasien Belum Sembuh

Namun tak berselang lama, pelaku kembali meminta uang dengan dalih ongkos jalan dan penebusan motor tersebut dari pembiayaan.

"Pelaku ini meminta uang senilai Rp 5 juta lagi sebagai DP (uang muka) untuk ambil motor yang katanya di Adira," ujarnya.

Tak berhenti sampai di situ, lanjut Nur Alam, ia dan pelaku melakukan komunikasi video call.

Di sekitar pelaku terdengar obrolan dengan dialek bahasa Makassar

Pelaku kembali meminta uang senilai Rp4 juta.

Pelaku bahkan menyebut bahwa motor tersebut sudah berada di atas mobil dan akan segera diantar.

"Minta uang tambahan Rp 4 juta tapi saya menolak, saya mau bukti coba kita video call kasi lihat motor itu apakah sudah di atas mobil dan siap di antar atau belum, kalau sudah di atas mobil maka saya siap transfer lagi, tapi pelaku tidak mau," jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved