Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Apa Saja Gejala Awal Diabetes? Jarang Disadari Bisa Terjadi di Usia Muda

Diabetes dapat berujung pada gagal ginjal hingga kematian sehingga penting untuk mengetahui gejala awal diabetes.

Tayang:
Editor: Hasriyani Latif
YouTube Tribun Timur
Dokter RS Primaya Hertasning Makassar, dr Pratiwi Quranita Meagaung memaparkan gejala awal diabetes dalam Podcast Ngobrol Sehat Tribun Timur, Rabu (28/8/2024). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Diabetes atau penyakit gula merupakan salah satu penyakit metabolic yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah atau glukosa dalam tubuh.

Indonesia menduduki peringkat kelima negara dengan jumlah diabetes terbanyak tahun 2021. 

Diabetes dapat berujung pada gagal ginjal hingga kematian sehingga penting untuk mengetahui gejala awal diabetes sebagai deteksi dini. 

Diabetes tak pandang bulu, menyerang berbagai kalangan, orang tua bahkan anak-anak.

Dokter RS Primaya Hertasning Makassar, dr Pratiwi Quranita Meagaung mengatakan zaman sekarang, diabetes tidak hanya menjadi tren di usia 40 tahun ke atas. 

Baca juga: Keputihan Berbau Tak Sedap dan Ada Bercak? Waspadai Penyakit Ini

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak muda, bahkan yang berusia 20-an juga bisa mengalami peningkatan kadar gula darah.

Glukosa sebenarnya sangat penting bagi tubuh karena glukosa membantu dalam proses pemenuhan energi.

Namun, masalahnya muncul ketika terjadi penumpukan kadar gula darah yang terlalu berlebihan, sementara aktivitas fisik kita berkurang. 

"Hal ini dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai hiperglikemia, yaitu peningkatan kadar gula darah dalam tubuh," kata dr Pratiwi dalam Podcast Ngobrol Sehat Tribun Timur, Rabu (28/8/2024).

Deteksi dini penting dilakukan, terutama bagi seseorang yang punya riwayat diabetes dalam keluarga.

Selain pemeriksaan laboratorium, ada beberapa gejala awal diabetes yang dialami seseorang. 

Gejala-gejala biasanya jarang disadari seseorang, seperti sering merasa lapar, cepat haus, dan sering buang air kecil. 

Pada wanita, khususnya yang pernah melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4 kg, juga perlu berhati-hati dan sebaiknya melakukan screening.

Selain itu, ada beberapa faktor risiko seperti obesitas, kurangnya aktivitas fisik, riwayat genetik, dan penurunan berat badan yang signifikan dalam waktu singkat. 

"Semua ini bisa menjadi alasan untuk mengecek gula darah," ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved