IDC 2024
BRI Bagi Tips Cara Media Dapat Klien di Indonesia Digital Conference AMSI 2024
Namun dalam beberapa tahun terakhir, pendapatan media dari iklan ini terus menurun. Perlu strategi revenue stream baru agar media-media bisa bertahan.
Penulis: Mansur AM | Editor: Sukmawati Ibrahim
Namun, selama ini banyak publisher yang masih memberikan data mentah mengenai siapa dan seperti apa pembacanya.
"Padahal, data ini merupakan emas murni bagi kami para pengiklan," ujarnya. Sementara di platform media sosial, pengiklan bisa memasang iklannya dengan target audiens yang lebih spesifik sesuai keinginan pengiklan.
Di sisi lain, platform menawarkan tarif iklan yang lebih murah. Roma mengatakan untuk sekadar awareness saja, platform hanya mematok tarif Rp50.
Sedangkan jika sampai mendaftar atau mendownload aplikasi yang ditawarkan, tarifnya hanya Rp70 ribu. Sementara publisher mematok harga yang jauh lebih mahal.
Karena itu Roma menambahkan, publisher perlu melakukan penyesuaian harga iklannya. Misalnya, rata-rata publisher mematok tarif iklan di halaman "Home Page" yang paling tinggi.
Padahal, pengiklan sudah sadar bahwa tidak semua pengunjung website publisher itu membuka halaman utama tersebut.
Pengiklan akan lebih memilih halaman yang sesuai dengan materi iklan yang ditargetkan.
Regional Director Antsomi, Ilona Juwita, yang mewakili perusahaan teknologi marketing, mengatakan publisher harus bisa memanfaatkan data pengunjung situsnya yang lebih spesifik untuk keberlanjutan bisnisnya.
Utilisasi data ini bisa meningkatkan jumlah pengunjung aktif, meningkatkan pengalaman kunjungan, hingga berujung pada meningkatnya pendapatan.
"Ayo teman-teman media bergerak untuk lebih mengenal pembacanya. Semuanya perlu pendekatan kepada pembaca," ujarnya.
Belajar dari pengalaman, media besar seperti Grup EMTEK telah memanfaatkan data user sebagai strategi meningkatkan pendapatannya.
"Kami melakukan pengumpulan data pembaca dan mengolahnya. Kami punya segmentasi pembaca," kata Yogi Triharso, Head of EMTEK Digital.
Tentang IDC 2024
IDC 2024 merupakan kegiatan tahunan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI). Acara ini dimulai dengan rangkaian kegiatan “Road to IDC 2024”, “Master Class” dan kemudian ditutup dengan penganugerahan AMSI Awards 2024.
“Road to IDC 2024” merupakan diskusi terbuka dan tertutup yang digelar AMSI sebagai pemanasan menuju ajang utama yaitu IDC 2024. Sementara itu “Master Class” kegiatan khusus yang memberikan pembelajaran kelas mahir bagi pelaku-pelaku media profesional untuk terus meningkatkan kapasitasnya.
| Jelang Pemberlakuan UU Perlindungan Data Pribadi, Perusahaan Media Wajib Pahami ini |
|
|---|
| AI Mengubah Wajah Jurnalisme, IDC 2024: Bukan Ancaman, Media Perlu Manfaatkan |
|
|---|
| Belajar ke KG Media, Detik, IDN: Media Manfaatkan AI untuk Efisiensi Tanpa Gantikan Peran Jurnalis |
|
|---|
| Ketua Dewan Pers: Tolong Belanja Iklan di Media Massa karena Akurat di Pemberitaan, Beda Influencer |
|
|---|
| Dewan Pers: Jumlah Wartawan Tersertifikasi Indonesia Sangat Minim, 28.963 Saja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Suasana-hari-kedua-Indonesia-Digital-Conference-IDC.jpg)