Pilkada 2024
Ini Kata Irjen Pol Andi Rian Soal Sulsel Urutan ke-5 Daerah Rawan Konflik Pilkada
Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk daerah kategori rawan konflik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk daerah kategori rawan konflik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Hal itu berdasarkan pemetaan indeks kerawanan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, membenarkan hal itu saat ditemui wartawan usai deklarasi Pemilu Damai tiga pilar di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu (28/8/2024) siang.
"Saya sudah dapat informasinya itu, bahwa Sulsel masuk rangking kelima wilayah rawan konflik Pilkada 2024," kata Irjen Pol Andi Rian didampingi Pj Gubernur Prof Zudan Arif Fakrulloh dan Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Bobby Rinal Makmum.
Meski demikian, mantan Dirtipidum Mabes Polri menegaskan, tidak semua kabupaten di Sulsel masuk dalam kategori rawan.
Sebab, dalam penetapan status kerawanan, lanjut Andi Rian, ada kriteria yang memasukkannya menjadi daerah rawan.
Seperti kondisi geografis, historis dan juga jumlah calon yang bersaing.
"Tidak semua wilayah di Sulsel rawan konflik Pilkada, hanya sebagian saja," jelas orang nomor satu di Polda Sulsel ini.
Dari 24 kabupaten kota di Sulsel, kata Andi Rian, kurang dari separuh yang masuk kategori rawan.
Salah satunya, Kabupaten Pinrang.
"Pinrang itu masuk wilayah kelas menengah. Ada beberapa kabupaten yang diprediksi sama, kalau tidak salah ada enam sampai tujuh kabupaten," ucapnya.
Olehnya itu, jebolan Akpol 1991 ini pun mengajak seluruh masyarakat Sulsel, untuk turut mensukseskan gelaran demokrasi lima tahunan ini.
Pasalnya, sejauh ini, kata dia, kondisi provinsi berpenduduk 9,4 juta jiwa ini sudah kondusif.
"Kami mengajak masyarakat untuk sama-sama jaga situasi aman dan damai selama pergelaran Pilkada di Sulsel," imbuhnya.
Tahapan Pilkada 2024
| Pasangan Mari-Yo Unggul Sementara di PSU Pilgub Papua 2025 Berdasarkan Exit Poll |
|
|---|
| Cetak Sejarah Suara Terkecil, Putri Dakka-Haidir Basir Anjlok di PSU Palopo Sentuh 0,3 Persen |
|
|---|
| Bawaslu Palopo Imbau Penertiban APK Jelang Masa Tenang PSU Pilkada |
|
|---|
| Sosok Santi Parida Dewi, Dibayar Rp64 Juta Supaya Memilih di Pilkada Barito Utara |
|
|---|
| Ayah-Anak Gagal Pilkada 2024, Nadalsyah Kalah Pilgub Kalteng, MK Gugurkan Akhmad Gunadi karena Uang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kapolda-Sulsel-Irjen-Pol-Andi-Rian-didampingi-Pj-Gubernur-Prof-Zudan-Arif-Fakrulloh.jpg)