Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Inspektorat Bentuk Tim Investigasi Audit Kerugian Negara Kasus Korupsi Rumdis DPRD Sidrap Sulsel

Inspektorat Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai audit kerugian negara kasus dugaan korupsi rumah dinas pimpinan DPRD Sidrap.

Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
IST
Suasana kantor Inspektorat Sidrap, Sulsel - Inspektorat Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai audit kerugian negara kasus dugaan korupsi rumah dinas pimpinan DPRD Sidrap 

Namun dirinya memastikan tim investigasi tidak bisa dipengaruhi pihak mana pun.

"Insyaa Allah kami tidak berpengaruh seperti itu. Kalau perkembangannya nanti diumumkan di Kejaksaan. Karena kalau ada hasil, kami langsung berikan kejaksaan, tugas kami sampai disitu," tandasnya.

Kejari Sidrap Periksa Unsur Pimpinan DPRD

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidrap, tengah mendalami kasus dugaan korupsi di DPRD Sidrap.

Kasus dugaan korupsi di lembaga legislatif Sidrap tersebut serupa dengan kasus yang menjerat unsur pimpinan DPRD di Kabupaten Bantaeng, yakni dugaan korupsi anggaran rumah tangga rumah dinas.

Kejari Sidrap pun mengaku sudah memeriksa semua unsur pimpinan DPRD di Sidrap.

Yakni Ketua H Ruslan, Wakil Ketua I Andi Sugiarno Bahri, dan Wakil Ketua II Kasman.

Tak hanya itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) Andi Muhammad Faisal dan mantan Sekwan M Arsul juga telah diperiksa mengenai kasus dugaan korupsi di lingkup legislatif Sidrap tersebut.

"Masih kami dalami, iya benar kasusnya sama dengan kasus di Bantaeng," kata Kasi Intel Kejari Sidrap, Muslimin Lagalung kepada Tribun-Timur.com, Kamis (25/7/2024).

Muslimin mengungkapkan, pihaknya menyelidiki dugaan kasus korupsi di DPRD Sidrap setelah adanya laporan dari masyarakat ke Kejari Sidrap.

"Setalah ada laporannya masuk beberapa bulan lalu. Masih pendalaman, nanti kami sampaikan informasi lebih lanjutnya," ungkapnya.

Muslimin juga belum mengetahui secara pasti kerugian negara kasus dugaan korupsi tersebut, dikarenakan masih dalam tahap penyelidikan.

"Sudah ada beberapa kami periksa, iya pimpinan. Tapi saya di sini kan baru juga bertugas yah, nanti dipelajari lagi," ucapnya.(*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved