Jenderal Asal Makassar
Sosok Jenderal Asal Makassar Jabat Kapolri Era Presiden ke-4 Gus Dur
Sosok Jenderal Asal Makassar pernah menjabat Kapolri di era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.
Pengangkatan Chairuddin memunculkan penolakan 102 jenderal polisi yang tidak menghendaki ada politisasi di tubuh Polri.[butuh rujukan] Masalah Polri ini semakin berlarut-larut.
Bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara, 1 Juli, Presiden mengumumkan pemberhentian Kapolri nonaktif Bimantoro, dan akan menugasi mantan Asisten Operasi Mabes Polri itu sebagai Duta Besar RI di Malaysia.
Beberapa jam kemudian, lagi-lagi Bimantoro menolak.
Situasi Mabes Polri semakin panas, apalagi muncul pernyataan sikap para perwira menengah Polri, meminta Bimantoro ikhlas mundur, ditambah lagi berita akan ditangkapnya Bimantoro karena dianggap telah membangkang terhadap perintah Presiden.
Bimantoro tidak goyah, dan memaksa Presiden melakukan langkah lebih dramatis.
Pada tanggal 20 Juli 2001, dia melantik Chairuddin Ismail resmi sebagai Pejabat Sementara Kapolri, meski dengan bayaran yang mahal.
Pelantikan itu memicu krisis politik baru: DPR meminta MPR segera menyelenggarakan sidang istimewa, meski Presiden mengangkat Chairuddin hanya sebagai Pejabat Sementara Kapolri dengan pangkat jenderal penuh bintang 4.
Setelah Presiden Megawati Soekarnoputri dilantik, Chairuddin dicopot dari jabatannya.
| Daftar Jenderal Asal Makassar dari Alumnus SMA 1 Makassar |
|
|---|
| Karier Moncer 10 Jenderal Asal Makassar era Presiden Prabowo Subianto |
|
|---|
| Profil Deny Muis Jenderal Asal Makassar Karier Moncer, Eks Ajudan JK |
|
|---|
| Deretan Jenderal Asal Makassar Terbaru Perempuan Jabat Kepala Pengadilan Militer Utama |
|
|---|
| Profil 2 Jenderal Asal Makassar Naik Pangkat Jelang Tahun Baru 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Chairuddin-Ismail-mantan-Kapolri-di-era-Presiden-RI-keempat-21311.jpg)