Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perahu Katinting Ditumpangi Dosen Unhas Tenggelam di Danau Matano Lutim Sulsel

Katinting tersebut terbalik dihantam ombak di daerah Pulau Ampat dengan wilayah wisata La Wa River.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Hasriyani Latif
ist
Perahu katinting (perahu kayu) yang ditumpangi dosen Universitas Hasanuddin (Unhas) tenggelam di Danau Matano, Sorowako, Kecamatan Nuha, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (14/8/2024). 

Katinting yang ditumpangi dosen Unhas itu terbalik dihantam ombak di daerah Pulau Ampat dengan wilayah wisata La Wa River.

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Perahu katinting (perahu kayu) yang ditumpangi dosen Universitas Hasanuddin (Unhas) tenggelam di Danau Matano, Sorowako, Kecamatan Nuha, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (14/8/2024).

Kejadian nahas tersebut terjadi pukul 14.20 Wita.

Katinting ditumpangi 12 orang, termasuk dosen Unhas.

Kasi Humas Polres Luwu Timur, Bripka Andi Muh Taufik mengatakan katinting terbalik dihantam ombak.

"Semua penumpang sudah dievakuasi ke Desa Matano dalam keadaan selamat," katanya.

Baca juga: Detik-detik Kapal Pengangkut 220 Ton Semen Tujuan NTT Tenggelam di Selayar

Katinting tersebut terbalik dihantam ombak di daerah Pulau Ampat dengan wilayah wisata La Wa River.

Para korban selamat dari kejadian nahas tersebut berpegangan di badan perahu.

Korban terdiri dari 10 orang dari Unhas dan dua orang lainnya adalah pengemudi dan ABK katinting.

Dari Unhas ada laki-laki empat orang dan perempuan enam orang.

Sebagai informasi, Danau Matano menjadi wisata alam kebanggan untuk Sulawesi Selatan (Sulsel) khususnya Kabupaten Luwu Timur.

Danau Matano adalah danau purba yang di dalamnya ada beberapa spesies endemik seperti kepitin bungka, udang, siput, dan keong air tawar.

Terletak di pinggiran Kota Sorowako sekitar 600 km arah Barat Daya Kota Makassar.

Luasnya mencapai 8.218,21 Ha dan terletak di ketinggian 600 m di atas permukaan laut.

Danau ini juga merupakan danau terdalam ke-8 di dunia yaitu mencapa 550 meter dengan air danau yang nyaris tanpa riak dan sangat jernih.

Sehingga dasar danau jelas terlihat sampai kedalaman 23 meter.

Danau Matano pun tersohor karena adanya Ikan Purba Buttini dengan nama latin Glossogobius Matanensis.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved