Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PT Vale Indonesia

PT Vale Sumbang Rp600 Miliar ke Pemkab Luwu Timur

PT Vale Indonesia Tbk, Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penerimaan asli daerah (PAD).

Tribun Timur
Kolase  Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakrulloh (kiri) dan Bupati Luwu Timur, Budiman (kanan) saat hadiri puncak perayaan ulang tahun PT Vale 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU TIMUR - Perusahaan tambang nikel, PT Vale Indonesia Tbk, Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penerimaan asli daerah (PAD).

Bupati Luwu Timur, Budiman mengatakan kontribusi PT Vale mencapai ratusan miliar tiap tahunnya.

"Kontribusi dari PT Vale sangat cukup, sekitar Rp600 miliar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," kata Budiman, Selasa (6/8/2024).

Sementara, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, PT Vale Indonesia berhasil mematahkan pandangan negatif mengenai pertambangan.

"Kami melihat, setelah 56 tahun beroperasi, ekosistem di Danau Matano tetap terjaga dengan baik. Ini menjadi contoh best practices dalam dunia pertambangan di Indonesia," ujar Zudan Arif.

Baca juga: Sosok Yulianti Marselina Operator Dump Truck Perempuan di PT Vale

Pj Gubernur Sulsel itu juga menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui sejumlah sektor lainnya seperti kesehatan, pendidikan dan ekonomi.

"Kami berdiskusi panjang dengan Pak Budiman mengenai aspek pemberdayaan masyarakat yang bertumpu pada sektor-sektor ini. Dunia pertambangan tidak harus identik dengan kerusakan lingkungan," tambahnya.

Zudan berharap, PT Vale dapat menjadi contoh yang baik untuk semua perusahaan tambang di Indonesia dalam proses pertambangan berkelanjutan. 

Cara PT Vale Kelola Dampak Pertambangan

PT Vale berkomitmen mengelola dampak kegiatan pertambangan dengan reklamasi pasca tambang.

Kegiatan pertambangan terbuka tentu berdampak pada ekosistem dan keanekaragaman hayati di dalamnya.

Untuk itu, PT Vale berkomitmen untuk mengelola dampak-dampak tersebut dengan melakukan konservasi keanekaragaman hayati, reklamasi progresif dan rehabilitasi pascatambang.

Hingga akhir Juni 2024, PT Vale telah melakukan pembukaan lahan sebesar 5.761 hektare.

"Hingga Juni 2024, kami telah melakukan reklamasi  terhadap 3.780 hektare lahan yang kami buka. Artinya, 65 persen lahan yang kami buka telah direklamasi," kata Senior Manager Operational Environment and Reclamation PT Vale, Muhammad Firdaus Muttaqi.

Dalam proses reklamasi, PT Vale melakukan 8 tahapan yakni menutup lubang bekas tambang, membentuk lereng atau kontur dan menghamparkan tanah pucuk yang kaya akan unsur hara.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved