Bikin Macet, Mobil Truk Tutup Jalan Trans Sulawesi di Malili Luwu Timur
Bagian depan truk tronton menutupi badan jalan, tak jauh dari lokasi SPBU Ussu, Desa Ussu, Kecamatan Malili.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Satu unit truk tronton berwarna oranye menghalangi Jalan Trans Sulawesi di Desa Ussu, Kecamatan Malili, Luwu Timur.
- Peristiwa ini menyebabkan kemacetan panjang di jalur penghubung Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.
- Bagian belakang truk dilaporkan masuk ke parit empang sedalam sekitar satu meter, sehingga proses evakuasi memerlukan alat berat.
- Polisi telah berada di lokasi dan menerapkan sistem buka tutup untuk mengurai kemacetan.
TRIBUN-TINUR.COM, LUWU TIMUR - Satu unit mobil truk tronton berwarna oranye menghalangi badan Jalan Tran Sulawesi di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Bagian depan truk tronton menutupi badan jalan, tak jauh dari lokasi SPBU Ussu, Desa Ussu, Kecamatan Malili.
Akibatnya lalu lintas penghubung Sulawesi Selatan dengan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara itu alami kemacetan panjang.
"Roda belakang truk tronton masuk ke dalam parit empang milik warga setempat. Sekarang masih tahap evakuasi," jelas Kasi Humas Polres Luwu Timur, AKP Husain kepada Tribun-Timur.com, Kamis (14/5/2026) siang.
Karena bobot truk yang cukup berat, sambung Husain, diperlukan bantuan alat berat.
Apalagi kondisi bagian belakang truk yang terjerembab sekitar 1 meter di dalam parit empang.
Baca juga: BPBD Luwu Timur Catat 130 Rumah di Ussu Terendam Banjir
Kasat Lantas Polres Luwu Timur, AKP Agusnawan, mengaku pihaknya kini telah dilokasi untuk mengatur sistem buka tutup jalir akses kendaraan.
Setelah badan jalan hampir tertutup penuh dengan bagian depan truk, kendaraan yang melintas baik dari dalam dan luar Malili.
"Saat ini, bahu jalan jadi alternatif sementara untuk dilalui kendaraan yang sedang antre," akunya.
Warga Malili, Ahmad Firdaus, mengaku jalur aspal di Desa Ussu memang padat truk besar karena jadi akses utama lintas provinsi dan jalur aktivitas tambang.
Sehingga ketika ada satu kendaraan bermasalah, sambung Firdaus, arus lalu lintas dipastikan macet panjang.
"Sekitar SPBU Ussu itu jalannya sempit dan bahunya dekat parit. Truk besar memang harus ekstra hati-hati kalau melintas," ungkapnya.
Firdaus berharap agar mobil trun yang terjerembab bisa segera dievakuasi.
Sebab jalur Trans Sulawesi itu dilalui banyak kendaraan seperti logistik dan bahan makanan.
"Semoga cepat dievakuasi karena jalan itu akses utama ke Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Kalau macet lama, distribusi barang juga terganggu," tandas alumnus UNM itu.
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana
| BPBD Luwu Timur Catat 130 Rumah di Ussu Terendam Banjir |
|
|---|
| Tak Tega Lihat Antrean Panjang di RSUD I Lagaligo Wotu, Irwan Bachri Syam Minta Tambah Meja Layanan |
|
|---|
| Refleksi Pembangunan Luwu Timur: Transformasi Menuju Kesejahteraan |
|
|---|
| Proyek PSN di Luwu Timur Berujung Ricuh, Pemkab dan Petani Saling Klaim Lahan, LBH Kecam |
|
|---|
| 27 Ribu Bidang Tanah di Sulsel Tak Bersertifikat, Didominasi Makassar Disusul Luwu Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-05-14-Potret-sebuah-truk-berwarna-oranye-terjerembab-di-parit.jpg)