Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Daftar Pendukung Prabowo - Gibran Jabat Komisaris BUMN Era Jokowi, Ada Alumni Unhas Kelahiran Toraja

Para pendukung Prabowo - Gibran mendapat jabatan komisaris BUMN berada dalam lingkaran Tim Kampanye Nasional (TKN).

Editor: Sudirman
Ist
Prabowo - Gibran. Sebanyak 12 pendukung Prabowo mendapat jabatan komisaris di BUMN. 

1. Burhanuddin Abdullah

Eks Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2003-2008 diangkat menjadi Komisaris Utama (Komut) PLN menggantikan posisi Agus Martowardojo, yang juga merupakan Gubernur BI (2013-2018)

Agus Martowardjojo sendiri diangkat sebagai Komut PT PLN melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar pada Rabu, 20 September 2023 silam.

Bisa dikatakan, belum genap satu tahun, Agus Martowardjojo menduduki posisi sebagai Komut PLN.

Burhanuddin Abdullah selain pernah menjabat sebagai Gubernur BI, pria berdarah Garut, Jawa Barat ini, pernah menjadi Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) periode 2003-2006, dan terpilih kembali untuk periode 2006-2008.

Burhanuddin pernah menempuh pendidikan di Universitas Diponegoro, Michigan State University, dan Universitas Padjadjaran.

2. Andi Arief

Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah sebagai Komisaris Utama (Komut) PLN.

Lalu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief ditunjuk sebagai Komisaris Independen PLN.

Penunjukan Andi Arief dan Burhanuddin Abdullah tersebut diungkapkan oleh Deputi Balitbang Partai Demokrat Syahrial Nasution.

Baca juga: Daftar Komisaris Jenderal Polisi Aktif

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah menunjuk Andi Arief sebagai Komisaris PT Pos Indonesia. Pada 2008, atau setahun menjelang pilpres, Andi Arief menyatakan mundur.

Kala SBY menjabat kedua kalinya sebagai Presiden untuk periode 2009-2014, Andi Arief didapuk sebagai Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana.

3. Felicitas Tallulembang

Situs resmi Bank Syariah Indonesia (BSI) memperkenalkan Felicitas Tallulembang sebagai Komisaris Independen BSI, dikutip dari Kompas.com (12/6/2024).

Namun, dia efektif bertugas sebagai komisaris menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang melakukan penilaian kelayakan dan kepatuhan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved