Sosok Brigadir Polisi Berani Tilang Gubernur, Nasibnya Langsung Berubah
Sosok brigadir polisi Royadin berani menilang Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono IX
“Selamat pagi!” ucap Brigadir Royadin, polisi itu, sambil memberi hormat dengan sikap sempurna.
“Boleh ditunjukkan rebewes (surat- surat kelengkapan kendaraan berikut surat izin mengemudi).” Sri Sultan tersenyum dan memenuhi permintaan sang polisi.
Saat itulah sang polisi baru tahu bahwa orang yang ditindaknya adalah Sri Sultan.
Brigadir Royadin gugup bukan main.
Namun, dia segera mencoba memperbaiki sikap demi wibawanya sebagai polisi.
“Bapak melanggar verbodden. Tidak boleh lewat sini. Ini satu arah!” kata dia.
“Benar... Saya yang salah,” jawab Sri Sultan.
Ketika melihat keragu- rauan di wajah Brigadir Royadin.
Sri Sultan berkata, “Buatkan saja saya surat tilang.”
Singkat cerita, sang polisi pun melakukan tilang kepada Sri Sultan.
Tak ada sikap mentang- mentang berkuasa yang diperlihatkan Sri Sultan pada saat itu.
Bahkan, tak lama kemudian, dia meminta Brigadir Royadin bertugas di Yogyakarta dan menaikkan pangkatnya satu tingkat.
Alasannya, Royadin dianggap sebagai polisi yang berani dan tegas.
Sosok Brigadir Royadin
Cerita ini bermula dari artikel blogger Kompasiana, Aryadi Noersaid, yang dipostingkan 25 Juni 2011.
| Dusan Lagator Pemain Terbaik PSM Makassar vs PSIM Jogja, Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan |
|
|---|
| Appi Sudah Prediksi PSM Makassar Menang atas PSIM Jogja, Titik Kebangkitan Juku Eja |
|
|---|
| Luka Cumic Butuh 318 Menit Cetak Gol Perdana, PSM Makassar Kalahkan PSIM Jogja 2-1 |
|
|---|
| Luka Cumic Cetak Gol Perdana untuk PSM Makassar, Butuh 318 Menit Bermain |
|
|---|
| Luapan Kegembiraan Suporter, Lompat Kegirangan saat PSM Pastikan Kemenangan 2-1 PSIM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Brigadir-Royadin-23211.jpg)