Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilkada 2024

8,7 Juta Warga Sulsel Sudah Dicoklit

Pantarlih Kabupaten Sidrap jadi daerah pertama di Sulsel yang menyelesaikan 100 persen data Coklit.

Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Hasriyani Latif
KPU Sulsel
Data coklit 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Proses pencocokan dan penelitian (Coklit) Pilkada Serentak 2024 di Sulawesi Selatan (Sulsel) masih berlangsung.

Sebanyak 8,7 juta warga atau 92,64 persen sudah dicoklit.

Hal itu berdasarkan data dari KPU Sulsel yang dilaksanakan oleh Petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) Sulsel dalam dua pekan terakhir.

Pantarlih Kabupaten Sidrap jadi daerah pertama di Sulsel yang menyelesaikan 100 persen data Coklit.

Di mana data Coklit untuk Kabupaten Sidrap dengan jumlah pemilih sebanyak 231.986 pemilih.

Baca juga: Proses Coklit di Maros Sudah 87 Persen, KPU Target Selesai Tepat Waktu

Lalu Kabupaten Takalar dengan progres penyelesaian sebesar 98,10 persen atau sebanyak 225.531 data pemilih dari total 229.905 pemilih.

Kemudian Kabupaten Luwu dengan progres sebesar 97,76 persen atau sebanyak 263.980 pemilih dari total 270.018 pemilih.

Sementara itu Kabupaten Selayar menjadi Kabupaten dengan tingkat Coklit terendah atau sebesar 78,43 persen.

Komisioner KPU Sulsel Romy Harminto mengatakan secara nasional Sulsel menempati urutan ke lima tertinggi untuk proses coklit.

"Ini proses untuk Sulsel, kita peringkat ke lima secara nasional," katanya, Senin (8/7/2024).

Proses coklit tersebut, kata Romy, telah berlangsung selama 14 hari lamanya.

"Untuk prosesnya tersisa 16 hari lagi untuk kita memutakhirkan keseluruhan," ungkapnya.

Bahkan, kata Romy, target untuk Sulsel pada tanggal 9 Juli telah sepenuhnya rampung.

Baca juga: Demi Coklit, Pantarlih Bonto-Bonto Illa Tak Gentar Hadapi Medan Terjal dan Licin untuk 400 Pemilih

"Selanjutnya kami akan koordinasi dengan teman-teman Bawaslu untuk mendiskusikan dan menindak lanjuti jika terdapat temuan dari bawaslu," ujarnya.

"Harapan kami kiranya masyarakat yang belum di coklit bisa membantu dengan menyiapkan dokumen yang dibutuhkannya," tambahnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved