Cek Fakta
Cek Fakta : Bansos Pemerintah Dibagikan Lewat Situs Judi Online
Akun fancebokk Aisyah Shop salah satunya yang membagikan video dengan narasi Pemerintah membagikan bansos lewat situs judi online.
Dilansir dari laman cekfakta.com, video ini kemudian ditelusuri asal muasalnya dengan bantuan alat telusur gambar Yandex dan Google Image.
Hasilnya, kami menemukan video ini merupakan gabungan dua video yang berbeda dan tidak mengonfirmasi klaim bahwa pemerintah membagikan bansos lewat situs judi online.
Cuplikan pertama yang memperlihatkan sosok Muhadjir tengah diwawancarai bersumber dari kanal YouTube Berita Satu yang tayang 14 Juni 2024 di bawah judul “Menko PMK Sebut Korban Judi Online Bisa Masuk Daftar Penerima Bansos”.
Meski Muhadjir dalam video aslinya menyinggung perihal bansos untuk korban judi online, tidak ada pernyataan bahwa pemerintah telah resmi membagikan bansos lewat situs judi tertentu.
Muhadjir menyampaikan, pemerintah telah memberikan advokasi kepada para korban judi online dan menyebut korban judi online bisa masuk daftar penerima bansos lantaran mengalami keterpurukan ekonomi.
Wacana itu memang sempat menjadi perbincangan publik, akan tetapi Muhadjir pada kesempaatan yang berbeda menegaskan bahwa penerima bansos korban judi online bukan pelaku, melainkan pihak keluarga.
Muhadjir menjelaskan, gagasan pemberian bansos terhadap korban judi daring tersebut menjadi salah satu materi yang diusulkan Kemenko PMK dalam persiapan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Perjudian Online.
Muhadjir menilai bansos tersebut akan membantu pihak keluarga yang menjadi korban perilaku judi daring.
Hal demikian dikarenakan keluarga, khususnya anak dan istri, bukan hanya mengalami kerugian secara materi tetapi juga kesehatan mental, bahkan sampai berujung kematian, sebagaimana terjadi dalam banyak kasus.
"Kondisi ini yang ditimbulkan itu menjadi tanggung jawab pemerintah, khususnya kami Menko PMK. Dalam mekanisme pemberian bansos kepada keluarga yang terdampak judi online ini akan kami bahas dengan Menteri Sosial," kata dia, Senin (17/6/2024).
Sementara itu, video kedua yang memuat rekaman seorang laki-laki dengan kaos hitam identik dengan siaran YouTube Kompas TV pada Juli 2020. Cuplikan itu tak berhubungan dengan judi online, melainkan kasus kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo.
Pria yang tampak dalam video bukanlah penerima bansos judi online, tetapi ayah dari Editor Metro TV, yang ditemukan meninggal di pinggir jalan Tol JORR, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada 10 Juli 2020.
Untuk memastikan audio cuplikan yang tersebar dihasilkan oleh kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Tirto mencoba memasukkan potongan suara seorang presenter dalam video Facebook yang beredar ke situs pengecek AI, Hive Moderation.
Penelusuran itu menunjukkan persentase probabilitas audio ini dibuat oleh AI mencapai 99,9 persen. Jadi, bisa disimpulkan kalau video yang berisi klaim pemerintah resmi membagikan bansos lewat situs judi tertentu telah dimanipulasi secara digital.
Kesimpulan
| Cek Fakta: Benarkah Prabowo Kirim Surat Pergantian Kapolri ke DPR? |
|
|---|
| Cek Fakta: Kecepatan Nozzle Pompa Bensin SPBU Pertamina Kurangi Takaran |
|
|---|
| Cek Fakta: Netanyahu Ancam Hancurkan Indonesia Setelah Iran, Video Sudah Beredar |
|
|---|
| Cek Fakta: PBNU Terima Aliran Dana Tambang Raja Ampat PT Gag Nikel Lewat Gus Fahrur |
|
|---|
| Cek Fakta: Kuota Haji Indonesia 2026 Dikurangi 50 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/klaim-Pemerintah-bagikan-Bansos-lewat-situs-judi-online.jpg)