Pemilu 2024
Golkar Terkendala Akses, PPP Sulsel Rampungkan LHKPN Caleg Terpilih 30 Juni 2024
LHKPN wajib bagi caleg terpilih, minimal 21 hari sebelum pelantikan partai politik harus setor LHKPN ke KPU Sulsel.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PPP Sulawesi Selatan (Sulsel) segera rampungkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) caleg terpilihnya.
LHKPN sebagai syarat wajib yang harus dikumpulkan partai politik.
LHKPN wajib bagi caleg terpilih.
Minimal 21 hari sebelum pelantikan partai politik harus setor LHKPN ke KPU Sulsel.
Sekretaris PPP Sulsel Nur Amal mengatakan sementara memfollow up para caleg yang terpilih.
Baca juga: Baru 2 Partai Setor LHKPN Caleg Terpilih, DPW PKB Sulsel: Kita Serahkan ke DPC
Untuk menyetorkan LHKPN sebelum tanggal yang ditentukan.
Pihaknya sibuk menghubungi satu per satu caleg.
Untuk mengingatkan terkait dokumen wajib tersebut.
“Yang jelas sementara dirampungkan sama sekertaris, sudah di follow up semua anggota dewan,” katanya kepada Tribun-Timur.com, Sabtu (29/6/2024).
Pihaknya menargetkan besok, LHKPN caleg DPRD Sulsel yang terpilih sudah rampung.
Tentu target itu bisa saja mundur dari yang sudah dijadwalkan.
Lagipula, masih ada sekira dua bulan lebih dari masa tenggang pelantikan.
Pelantikan anggota DPRD Sulsel yang terpilih direncanakan 21 September 2024.
Masa tenggang pengumpulan sampai akhir Agustus.
“Kita kasih jadwal (rampung) sampai tanggal 30 ini, untuk seluruh yang terpilih untuk memasukkan laporan LHKPN,” jelasnya.
Proses pengumpulan dan kelengkapan data LHKPN sementara berjalan.
Dia belum bisa pastikan berapa persen caleg PPP yang sudah kumpulkan LHKPN.
“Saya belum tanya ke sekretariat sudah berapa persen itu yang rampung dan kapan mau dilaporkan. Sementara di follow up,” pungkasnya.
Sebelumnya, DPD I Golkar segera kumpulkan LHKPN ke KPU Sulsel.
Waktu pengumpulan LHKPN memang masih cukup lama.
Tapi sejauh ini baru dua partai yang mengumpulkan LHKPN ke KPU Sulsel, yaitu Gerindra dan PPP.
Golkar Sulsel mengaku ada kendala akses dari DPD ke aplikasi atau web penginputan LHKPN.
Sekretaris Golkar Sulsel Andi Marzuki mengatakan caleg terpilih sudah menyusun berkasnya.
Segera mengumpulkan LHKPN sebelum waktu yang ditentukan.
Yaitu 21 hari sebelum pelantikan.
“Pada umumnya teman-teman kita itu sudah menyiapkan LHKPN, cuma adminnya itu yang belum tembus ke DPD II,” katanya, Selasa (25/6/2024).
“Kan melalui sistem. Sebenarnya sudah siap semua saya sudah tanya melalui telepon pribadi-pribadi, bahwa sudah siap semua cuma memang kendala itu tadi akses DPD ke KPU belum nyambung,” tambahnya.
Dia bilang akses dari pusat belum lancar.
Sehingga input dokumen itu belum maksimal.
DPD I Golkar memang bertugas memastikan LHKPN Caleg terpilih dikumpulkan.
Khususnya tingkat provinsi.
Kemudian di daerah juga sudah dalam proses.
Terlebih untuk patahan tidak banyak kendala.
Caleg butuh bantuan untuk urusan berkas LHKPN.
“Sebenarnya secepatnya, karena ketentuannya tidak akan dilantik kalau tidak masuk itu. Saya kira semua akan masuk semua nanti,” jelas Andi Marzuki.
“Memang aksesnya belum lancar dari pusat sebenarnya sudah semua itu,” terang Sekretaris Partai Beringin Rindang Sulsel itu.
Baru dua partai yang kumpulkan LHKPN dari calon legislatif (caleg) terpilih ke KPU Sulawesi Selatan (Sulsel).
Yaitu caleg dari Partai Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Itupun, kedua partai ini belum lengkap secara utuh.
Sedangkan partai lain belum juga mengisi LHKPN yang diwajibkan KPU baik tingkat Sulsel dan kabupaten/kota.
Sekretaris DPW PKB Sulsel Muhammad Haekal mengatakan soal LHKPN itu tanggung jawab masing-masing DPC.
PKB Sulsel hanya memberikan petunjuk anjuran dalam rangka sosialisasi kepada caleg terpilih.
Selebihnya DPC kabupaten/kota mengawal caleg untuk mengisi LHKPN tersebut.
“Kita hanya serahkan ke masing-masing kabupaten saja pastikan supaya itu dibantu calegnya kalau sudah dilaporkan,” katanya kepada tribun timur, Sabtu (22/6/2024).
Pihaknya tidak memberikan deadline kepada DPC.
Waktunya juga masih terbilang lama.
Pengumpulan LHKPN minimal 21 hari sebelum pelantikan.
Pelantikan itu 21 September 2024 bagi DPRD Sulsel.
Untuk kabupaten/kota jadwalnya berbeda-beda.
Baca juga: PKS Satu-satunya Parpol yang Setor LHKPN ke KPU Gowa
Saat ini calegnya juga sudah mulai mengisi LHKPN.
“Kita belum kasih deadline kita hanya sampaikan ikuti mekanisme yang ada kan beda2 pelantikan kabupaten,” jelas Haekal
“Ada mekanismenya di KPU. Kalau saya lihat normal semua ji ini, mereka melakukan membuat akun dan pengisian,” tambahnya.
Kemudian DPW PKB Sulsel menjadwalkan awal September mengumpulkan LHKPN ke KPU Sulsel.
Hal itu khusus untuk caleg terpilih DPRD Sulsel.
“Kalau saya lihat kemarin aktif semua ji, kalau kita pelantikan akhir September berarti awal September dimasukkan semua sebelumnya itu di cek semua,” tandasnya.
Haekal bilang untuk caleg yang terpilih kembali tidak ada masalah.
Mereka hanya memperbarui LHKPN yang sudah ada.
Untuk Caleg terpilih yang baru harus membuat akun dan akan dibantu operator dari DPW atau DPC.
Sebelumnya Komisioner KPU Sulsel Adiwijaya Sahidin mengatakan baru dua partai yang sudah kumpulkan LHKPN.
Yaitu Gerindra dan PPP Sulsel.
Selebihnya belum juga memberikan LHKPN ke KPU Sulsel.
Terkait LHKPN caleg terpilih itu menyampaikan 21 hari sebelum pelantikan.
LHKPN ini seruan langsung dari Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur.
Minimal partai politik menyerahkan LHKPN 21 hari sebelum pelantikan.
Di mana hal ini menjadi tanggung jawab Partai.
Jika tidak disetorkan dalam tenggat waktu tersebut.
Maka nama caleg terpilih tidak disampaikan kepada Mendagri.
“Jadi anggota dewan Sulsel terpilih itu menyampaikan 21 hari sebelum pelantikan sesuai PKPU No.6 tahun 2024,” ujarnya.
“Dalam hal anggota dewan terpilih tidak menyampaikan LHKPN maka namanya tidak dimasukkan dalam surat yang disampaikan kepada Mendagri melalui Gubernur,” jelas Adiwijaya.
KPU Sulsel terus menyampaikan terkait LHKPN itu kepada partai politik.
Khususnya bagi partai yang mampu mendudukkan kadernya di DPRD Sulsel.
Dari dua partai yang sudah menyetorkan LHKPN juga belum lengkap seutuhnya.
Gerindra mempunyai 13 kader yang duduk di DPRD Sulsel.
Sedangkan PPP punya delapan kursi.
“Kita belum tahu karena yang lihat itu adalah operator admin,” ujar Komisioner KPU Sulsel itu.
“Sebenarnya kita tidak henti-hentinya sampaikan kepada partai politik, tadi sudah kita surati lagi,” tandasnya.
Berikut daftar 85 Caleg di 11 daerah pemilihan melenggang ke DPRD Sulsel periode 2024-2029:
A. Dapil I (Makassar A)
1. Nasdem: 82.878
Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal: 46.375
2. Gerindra: 73.683
Fadel Muhammad Tauphan Ansar: 27.578
3. Golkar: 48.923
Munafri Arifuddin: 29.802
4. PDIP: 36.923
Fadli Ananda: 18.898
5. Demokrat: 35.418
Fatma Wahyuddin: 22.202
6. PKS: 33.165
Yeni Rahman 9.228
7. Nasdem: 27.626
Andre Prasetyo Tanta: 25.776
8. PKB: 26.761
Fauzi Andi Wawo: 17.807
9. Gerindra: 24.561
Edward Horas: 26.821
Suara Total
Jumlah suara sah: 413.074
Jumlah suara tidak sah: 29.824
Jumlah suara sah dan tidak sah: 442.898
B. Dapil II (Makassar B)
1. Nasdem: 40.153
Rezki Mulfiati Luthfi: 21.683
2. PPP: 38.605
Zalman Alfariz Karsa Sukardi: 19.890
3. PKS: 34.051
Haslinda: 14.728
4. Golkar: 32.206
Rahman Pina: 24.301
5. PKB: 31.597
Musakkar: 14.396
6. PAN: 29.541
Hamza Hamid 22.638
Suara Total
JUMLAH SUARA SAH: 302.664
JUMLAH SUARA TIDAK SAH: 17.009
JUMLAH SUARA SAH DAN TIDAK SAH (IV.B+IV.C): 319.673
C. Dapil III (Gowa-Takalar)
1. PPP: 117.503
Rifail Ka'bah Faizal Hijaz:
2. Gerindra: 105.378
Andi Tenri Indah: 63.142
3. PAN: 68.733
Sitti Husniah Talenrang: 44.070
4. Golkar: 68.500
Lukman B Kady: 27.845
5. PKB: 57.971
Fadilah Fahriana: 28.408
6. Nasdem: 51.476
Hariadi: 19.875
7. PDIP: 44.666
Muh Anzar Zainal Bate: 23.022
8. PKS: 39.752
Mallarangan: 8.619
9. PPP: 39.167
Rafiuddin: 24.515
Suara Total
JUMLAH SUARA SAH: 630.147
JUMLAH SUARA TIDAK SAH: 42.202
JUMLAH SUARA SAH DAN TIDAK SAH (IV.B+IV.C): 672.349
D. Dapil IV (Bantaeng, Jeneponto, Selayar)
1. Nasdem: 81.773
Ady Ansar: 32.278
2. Golkar: 61.590
Maryani Ali: 24.871
3. Gerindra: 52.637
Vonny Ameliani Suardi: 15.468
4. PKS: 52.447
Abdul Rahman: 15.580
5. PPP: 32.380
Hamsyah: 15.257
6. PKB: 32.019
Bahtiar: 14.631
7. PDIP: 30.678
Alimuddin: 22.991
Suara Total
JUMLAH SUARA SAH: 411.022
JUMLAH SUARA TIDAK SAH: 31.120
JUMLAH SUARA SAH DAN TIDAK SAH (IV.B+IV.C): 442.142
E. Dapil V (Bulukumba-Sinjai)
1. Gerindra: 58.669
- H. Patudangi: 17.744
2. NasDem: 56.698
- Mizar Roem: 28.050
3. PPP: 53.407
- Achmad Fauzan Guntur: 28.141
4. Golkar: 52.818
- A. Ayu Andira: 22.913
5. Demokrat: 47.003
- Heriwawan: 27.628
6. PKB: 31.792
- Andi Muhammad Anwar Purnomo: 21.006
JUMLAH SUARA SAH: 395.189
JUMLAH SUARA TIDAK SAH: 19.823
JUMLAH SUARA SAH DAN TIDAK SAH (IV.B+IV.C): 415.012
F. Dapil VI (Maros, Pangkep, Barru, Parepare)
1. NasDem: 121.298
Tasming Hamid 42.118
2. Golkar: 113.916
Sofyan Syam 30.692
3. Gerindra: 93.865
Andi Nirawati: 41.812
4. PAN: 46.638
Irfan AB: 33.306
5. PKS: 46.391
Muzayyin Arif: 24.084
6. PKB: 42.427
Havid Fasha: 12.796
7. PDIP: 40.633
Rahmat Muhayang: 19.625
8. NasDem: 40.432
Muhammad Taufik Malik: 23.157
9. Golkar: 37.972
Patarai Amir: 25.713
JUMLAH SUARA SAH: 405.415
JUMLAH SUARA TIDAK SAH: 42.834
JUMLAH SUARA SAH DAN TIDAK SAH (IV.B+IV.C): 648.249
G. Dapil VII (Bone)
1. Gerindra: 161.283
Yasir Machmud: 51.431
2. Nasdem: 55.110
H Muhammad: 29.186
3. Gerindra: 53.761
Andi Tenri Abeng Salangketo: 51.288
4. Demokrat: 48.228
H. Syahrir: 15.757
5. PKS: 43.366
Andi Irwan Wiraswasta: 16.623
6. PDIP: 33.434
Andi Putra Batara Lantara 17.241
7. Golkar: 32.688
Andi Izman Maulana Padjalangi: 14.043
Suara Total
JUMLAH SUARA SAH: 451.756
JUMLAH SUARA TIDAK SAH: 15.426
JUMLAH SUARA SAH DAN TIDAK SAH (IV.B+IV.C): 467.182
H. Dapil VIII (Soppeng-Wajo)
1. Gerindra: 81.917
Sultan Tajang: 28.961
2. Golkar: 65.800
Andi Muhammad Ikram 50.297
3. PKB: 52.430
Andi Ayoga Fadel Akbar: 19.098
4. Demokrat: 34.702
Selle KS Dalle: 24.980
5. Nasdem: 32.669
Suryadi Bohari: 11.797
6. PPP: 31.236
Sufriadi Arif: 24.952
7. Gerindra: 27.305
Andi Saiful: 25.742
Suara Total
JUMLAH SUARA SAH: 375.492
JUMLAH SUARA TIDAK SAH: 13.693
JUMLAH SUARA SAH DAN TIDAK SAH (IV.B+IV.C): 389.185
I. Dapil IX (Enrekang, Pinrang, dan Sidrap)
1. Nasdem: 263.598
Syaharuddin Alrif: 80.013
2. Nasdem: 87.866
Andi Azizah Irma Wahyudiyati: 64.510
3. Golkar: 61.684
Zulkifli Zain 29.995
4. Demokrat: 63.120
Muhtadin: 20.691
5. Nasdem: 52.719
Muh Yusuf: 47.874
6. Gerindra: 47.094
Rusdin Tabi 12.764
7. Nasdem: 37.656
Syukur: 26.366
8. PPP: 32.388
H Saharuddin: 15.537
9. Nasdem: 29.288
Aan Nugraha 25.700
Suara Total
JUMLAH SUARA SAH: 557.546
JUMLAH SUARA TIDAK SAH: 14.061
JUMLAH SUARA SAH DAN TIDAK SAH (IV.B+IV.C): 571.607
J. Dapil X (Tana Toraja-Toraja Utara)
1. Golkar: 111.681
Fhireno Sakti Bassang: 45.138
2. Demokrat: 38.789
Yuniana Mulyana: 21.208
3. Golkar: 37.227
Yariana Somalinggi: 40.857
4. Gerindra: 35.881
Firmina Tallulembang: 19.684
5. Nasdem: 34.354
Yosia Rinto Kadang: 14.866
Suara Total
JUMLAH SUARA SAH: 275.713
JUMLAH SUARA TIDAK SAH: 8.415
JUMLAH SUARA SAH DAN TIDAK SAH (IV.B+IV.C): 284.128.
K. Dapil XI (Luwu Raya)
1. Golkar: 120.648
Jasrum: 24.200
2. Gerindra 73.983
- Marjono 21.331
3. PKB: 73.088
Zulfikar Limolang: 25.622
4. NasDem: 67.675
Ani Nurbani: 29.614
5. PAN: 55.642
Asni 16.760
6. PDIP: 50.443
Esra Lamban: 24.175
7. Demokrat: 48.248
Fadriaty: 17.519
8. PPP: 47.189
Rusli Sunali 28.807
9. Hanura: 42.801
Marji Rumpak: 17.901
10. Golkar: 40.216
Marthen Rantetondok: 19.868
11. PKS: 37.080
Andi Syaifuddin Patahuddin: 17.062
Suara Total
JUMLAH SUARA SAH: 675.398
JUMLAH SUARA TIDAK SAH: 29.849
JUMLAH SUARA SAH DAN TIDAK SAH (IV.B+IV.C): 705.247.(*)
| Ingat Yusran Tajuddin Ketua KPU Bone Terseret Kasus Markup Suara Caleg Sulsel? Segera Disidang DKPP |
|
|---|
| Daftar 9 Caleg Terpilih Mundur Jadi Anggota DPRD Sulsel Demi Maju Pilkada, Siapa Calon Penggantinya? |
|
|---|
| Ketua Bawaslu Mardiana Rusli: Tidak Ada Larangan Penyelenggara Pemilu Bicara ke Media |
|
|---|
| Sosok Legislator PKS Nur Huda Waskitha Naik Motor Butut saat Pelantikan tapi Ternyata Jutawan |
|
|---|
| 8 Caleg Terpilih DPRD Sinjai Terancam Tak Dilantik, Dominasi Jagoan Nasdem-Golkar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Sekretaris-PPP-Sulsel-Nur-Amal-gttt.jpg)