Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Berita Viral

Siswa SMP Korban Bullying di Makassar Trauma, Minta Pindah Sekolah

MH siswa SMP Negeri 04 Makassar sudah kerap melapor ke wali kelas saat dibully namun tidak terespon dengan baik.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
MH (kaos merah) siswa SMP korban bullying dan ibunya Hawiyah (48) ditemui di rumah keluarganya, Jl Naja Dg Nai, Makassar, Jumat (14/6/2024) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - MH (13) siswa korban bullying di SMP Negeri 4 Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) trauma.

Bocah kelas 1 SMP ini tampak murung saat ditemui Tribun-Timur.com di rumah keluarganya, Jl Naja Dg Nai, Kecamatan Tallo, Makassar, Jumat (14/6/2024) sore.

Ekspresinya datar saat beberapa awak media menghampiri sembari memberikan motivasi agar tetap semangat bersekolah.

Menurut ibu MH, Hawiyah (48), anak semata wayangnya itu masih trauma atas perundungan yang dialami di dalam sekolah.

Bahkan, MH meminta agar dipindahkan dari sekolah.

Baca juga: Viral Siswa SMP Disabilitas di Makassar Jadi Sasaran Bully dalam Sekolah, Reaksi Ibu Korban

"Ini anak sudah tidak mau sekolah di sana, mau pindah. Mauji sekolah di sana kalau pindah ini temannya (pelaku)," kata Hawiyah.

"Ini seperti tindakan kekerasan sama anak-anak kasihan. Jadi kayak tidak ada perasaannya," ucapnya lagi dengan nada memelas.

Menurut Hawiyah, perundungan yang dialami putranya dalam sekolah bukan kali pertama.

MH sudah kerap melapor ke wali kelas saat dibully namun tidak terespon dengan baik.

"Seringki katanya melapor di wali kelasnya, tapi nabilang walinya nanti kita tangani gampang mi itu, baru tidak adaji tindakan," ungkapnya.

Hawiyah pun menyangkan sikap sekolah yang terkesan kurang respon terhadap kasus perundungan.

"MH tidak pernah cerita bilang dibully atau dirundung. Biar makan dihantam, dipajaki, dihantam, hari-hari katanya," ujarnya.

Hawiyah yang telah melaporkan kejadian itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar berharap agar pelaku dapat diproses.

"Kami minta agar temannya ini diproses. Karena kondisinya (MH) setelah kejadian, trauma kasihan. Cuma saya takutnya psikisnya terganggu," tuturnya.

Hawiyah dan keluarganya mengaku terus memotivasi agar MH kembali ceria dan melanjutkan pendidikannya di bangku sekolah. 

Baca juga: Pengakuan Siswa Kelas 3 SMP di Makassar Jadi Korban Bully Sampai Viral, Terpaksa Tak Ikut Ujian

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved