Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kabar Viral

Profil dan Kekayaan Frans Manery Bupati Halmahera Utara Viral Bubarkan Demo GMKI Pakai Parang

Pada, Jumat (31/5/2024) lalu, beredar viral video Bupati Halmahera Utara Frans Manery bubarkan demo GMKI pakai parang.

|
Editor: Alfian
ist
Beredar viral video Bupati Halmahera Utara Frans Manery bubarkan demo GMKI pakai parang. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Intip profil dan kekayaan Frans Manery Bupati Halmahera Utara, Maluku Utara yang viral bubarkan demonstrasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia atau GMKI baru-baru ini.

Pada, Jumat (31/5/2024) lalu, beredar sebuah video yang menunjukan massa demonstran lari kocar-kacir setelah dikejar oleh seseorang yang mengacungkan senjata tajam jenis parang.

Setelah ditelusuri lebih lanjut ternyata kejadian tersebut terjadi di di depan Hotel Greenland di Desa Gura, Kecamatan Tobelo, Halmahera Utara, Maluku Utara.

Mirisnya lagi, sosok yang membawa parang membubarkan aksi unjuk rasanya ternyata Frans Manery Bupati Halmahera Utara.

Adapun massa aksi yang dikejar parang oleh Frans Manery merupakan kelompok mahasiswa dari GMKI Cabang Tobelo.

Rupanya mahasiswa dari GMKI ini demonstrasi di depan rumah Frans Manery Bupati Halmahera Utara.

Kabar lainnya, pada Februari 2023 silam, Frans Manery pernah dilaporkan atas dugaan pengancaman.

Baca juga: Identitas Empat Polisi di Halmahera Utara Ditahan Usai Aniaya Mahasiswa, Dipicu Status WhatsApp

Ia diduga mengancam membunuh pengunjuk rasa.

“Jadi kami juga sementara siapkan untuk laporkan Bupati Frans Manery ke Mendagri,” tegas Ketua DPD-GMNI Maluku Utara kala itu, Nimron Lasa May, Selasa (28/2/2023), dikutip dari Tribun Ternate.

Rencana pelaporan tersebut juga didukung oleh GMNI Pusat.

"Kami akan sama sama dengan DPP GMNI pusat melaporkan Bupati ke Mendagri," ujarnya.

"Intinya kami akan kawal kasus ini hingga Bupati diberi sanksi," lanjut dia.

Ditemui di tempat berbeda, Kabid Humas Polda Maluku Utara saat itu, Kombes Michael Irwan Thamsil, membenarkan adanya laporan terhadap Frans.

"Laporannya sudah diterima dan saat ini kita masih kaji laporan tersebut,"

"Nanti dilihat apakah laporan ini dilimpahkan ke Krimsus ataukah Krimum," kata dia saat itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved