Australian Alumni Networking Event 2024
600 Alumni Australia Kumpul di Hotel The Rinra Makassar
Rangkaian acara Australian Alumni Networking meliputi networking session, dan dinner atau makan malam bersama.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekitar 600 alumni Australia yang tinggal di Sulawesi Selatan (Sulsel) berkumpul di Hotel The Rinra, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sabtu (11/5/2024) malam.
Mereka berkumpul dalam rangka mengikuti acara Australian Alumni Networking Event 2024 yang digelar Konsulat Jenderal Australia di Makassar.
Selain alumni, turut hadir pula perwakilan perusahaan Australia dan komunitas pemuda yang memiliki ketertarikan dengan Australia.
Rangkaian acara Australian Alumni Networking meliputi networking session, dan dinner atau makan malam bersama.
Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias mengaku bangga bahwa lebih dari 600 orang di Sulsel telah belajar di Australia.
Baca juga: Pemkot Makassar Mulai Godok Konsep F8, Singapura dan Australia Siap Andil
“Kini (alumni) berkontribusi terhadap pembangunan Sulawesi Selatan melalui pekerjaan mereka di posisi senior di pemerintahan, akademisi, masyarakat sipil dan bisnis,” katanya.
Todd Dias menjelaskan, acara networking ini merupakan kesempatan bagi alumni Australia untuk mempromosikan bisnis, proyek, dan aktivitas mereka.
Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan pada feedback para alumni untuk mendapatkan kesempatan networking.
Sebab, acara ini mempertemukan alumni Australia dengan komunitas lain yang memiliki hubungan erat dengan Australia.
Baca juga: Dihadiri Konjen, Buka Puasa KPI Macquarie Kumpulkan Komunitas Muslim Indonesia di Sydney
Termasuk kelompok pemuda dan orang yang pernah bekerja untuk Perusahaan Australia di Indonesia.
Todd Dias juga memaparkan, tahun 2024 ini adalah peringatan HUT ke-75 tahun hubungan diplomatik formal antara Indonesia dan Australia.
Menurutnya, Australia memainkan peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Setelah proklamasi kemerdekaan pada tahun 1945, diperlukan waktu empat tahun perundingan diplomatik sebelum Belanda melepaskan kendalinya atas Indonesia.
“Pada masa itu, Presiden Soekarno menominasikan Australia untuk mewakili Indonesia dalam perundingan yang disponsori PBB yang pada akhirnya menghasilkan pengakuan resmi kedaulatan Republik Indonesia di PBB pada tanggal 27 Desember 1949,” paparnya.
Lebih lanjut, Todd Dias mengatakan bahwa peringatan tahun ini terjadi satu tahun setelah peringatan HUT ke-70 tahun program beasiswa Australia.
Todd Dias
Hotel The Rinra
Makassar
Alumni Australia
Australian Alumni Networking Event 2024
Konsulat Jenderal Australia
| Respons Purbaya, Usulan Motor Listrik MBG Pernah Ditolak, Kini Viral Lagi |
|
|---|
| Tekan Stunting, Ashabul Kahfi: Program MBG Pastikan Generasi Sehat dan Berkualitas |
|
|---|
| 136 Dapur MBG di Sulsel Stop, Pengadaan 1.757 Motor Listrik di Sulawesi Selatan Jalan Terus |
|
|---|
| Padepokan Saung Taraju Jumantara dan Rapuhnya Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan |
|
|---|
| WFH Turunkan Produktivitas, Sosiolog Unhas Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Konsulat-Jenderal-Australia-di-Makassar-Todd-Dias-kanan-l.jpg)