Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Pinrang

Pj Bupati Ahmadi Akil Keliling Tinjau Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Pinrang Sulsel

Ada dua kecamatan terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Tayang:
Penulis: Nining Angraeni | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NINING
Pj Bupati Pinrang Ahmadi Akil mengunjungi lokasi banjir di Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/5/2024) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Pj Bupati Pinrang Ahmadi Akil meninjau lokasi bencana di beberapa kecamatan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (4/5/2024).

Ini pertama kalinya Ahmadi Akil ke Pinrang usai dilantik menjadi Pj Bupati Pinrang pada 2 Mei 2024.

Ahmadi Akil didampingi kalaksa BPBD, kepala Bapelitbangda, kadis BiMaCipta, kadis SDA BK, kadis DisTanHorti, kadis Sosial, kasatpol PP, dan kabag Protokol dan OPD terkait.

Kalaksa BPBD Pinrang Rhommy Manule mengatakan ada empat kecamatan yang dikunjungi Ahmadi Akil.

Mulai Dusun Barombong Kecamatan Tiroang, Desa Sipatuo Kecamatan Patampanua, Dusun Cilellang, Desa Bababinanga, Kecamatan Duampanua, serta lokasi abrasi sungai di Desa Salipolo, Kecamatan Cempa.

Baca juga: Pj Gubernur Bahtiar dan Kapolda Irjen Andi Rian Serahkan Logistik Korban Bencana di Luwu Sulsel

Sebelumnya diberitakan, banjir dan tanah longsor melanda Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Jumat (3/5/2024).

Tanah Longsor terjadi di Dusun Ranga-ranga, Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang.

Sementara banjir terjadi di dua Kecamatan. Yakni di Dusun Barombong, Desa Sipatuo, Kecamatan Patampanua dan Dusun Cilellang, Desa Bababinanga, Kecanatan Duampanua.

Tidak hanya itu, abrasi sungai juga terjadi di Desa Salipolo, Kecamatan Cempa.

Rhommy Manule mengatakan sebanyak 268 warga terdampak banjir di dua kecamatan tersebut.

"Di Desa Sipatuo, Kecamatan Patampanua ada 20 rumah atau 120 warga yang terdampak banjir, 15 hektare perkebunan dan 10 hektare persawahan terendam banjir dan terancam gagal panen," kata Rhommy, Sabtu (4/5/2024).

Sementara untuk di Dusun Cilellang, Desa Bababinanga, Kecamatan Duampanua ada sekitar 30 hektar kebun dan sawah milik warga yang terendam banjir.

"Banjir juga menggenangi pemukiman 24 rumah atau sekitar 148 warga yang terdampak," ujarnya.

Adapun abrasi Sungai Meru di Desa Salipolo, Kecamatan Cempa, sepanjang 10 meter dan tinggi 2,5 meter.

Untuk di Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, jalan penghubung antar 5 desa sempat tertutupi longsor.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved