Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kasus Pendeta Gilbert Lumoindong

Pendeta Gilbert Lumoindong Batal Datang, Danny: Teman dari Gereja Sepakat Selama Ini Makassar Aman

Danny tak menampik bahwa banyak penolakan sekaitan dengan kedatangan Pendeta Gilbert di Makassar.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
Wali Kota Makassar Danny Pomanto saat diwawancara di Markas Divisi Infanteri 3 Kostrad, Dusun Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (17/4/2024). 

Pendeta Gilbert diagendakan bertemu dengan Wali Kota Makassar Danny Pomanto siang ini, Rabu (17/4/2024). 

Pertemuan itu diagendakan berlangsung di Ruang Wali Kota Makassar, Kantor Balai Kota Jl Ahmad Yani, pukul 14.00 Wita. 

Hanya saja agenda ini terpaksa harus dibatalkan mengingat banyaknya penolakan dari berbagai pihak. 

Sebelumnya, Pendeta Gilbert Lumoindong dikecam lantaran ceramah atau khotbahnya meledek kewajiban zakat dan gerakan shalat. 

"Kita orang Islam diajarin bersih sebelum sembahyang, cuci semuanya. Saya bilang loe 2,5 (2,5 persen zakat). Gue 10 persen bukan berarti gue jorok, disucikan oleh darah Yesus," kata Pendeta Gilbert Lumoindong sebagaimana terdengar dalam potongan video yang viral.

Dia lalu membandingkan lebih mudahnya beribadah dalam agama Kristen karena hanya sepekan sekali dan tidak perlu ada ritual bersih-bersih anggota tubuh ataupun gerakan-gerakan membuat capek.

"Kita kan bayar 10 persen, makanya kebaktian kita tenang aja, paling berdiri, tepuk (tangan), ya santai," katanya. (*) 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved