Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemilu 2024

Makin Banyak Anak Muda Sulsel Terjun ke Politik, Pengamat Singgung Pendidikan hingga Organisasi

Pengamat Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Rizal Fauzi mengatakan figur anak muda Sulawesi Selatan (Sulsel) terjun ke dunia politik terus naik.

Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun Timur
Pengamat Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Rizal Fauzi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengamat Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Rizal Fauzi mengatakan figur anak muda Sulawesi Selatan (Sulsel) terjun ke dunia politik terus meningkat. 

Seperti yang terlihat di Pemilu 2024 ini. 

Banyak figur anak muda Sulsel bertarung di Pemilihan Legislatif (Pileg), baik itu tingkat DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Sulsel, DPR RI bahkan DPD.

Menariknya, mereka sukses melenggang ke parlemen mengalahkan petahana. 

Rizal melihat, umur bukan lagi menjadi penghalang. 

Ada banyak variabel membuat anak muda mampu bertarung di dunia politik. 

Sebut saja Eshin Usami Nur Rahman ke DPRD Makassar, Ismail Bachtiar dan Amar Maruf Sulaiman yang berhasil melenggang ke Senayan.

Baca juga: Daftar 4 Srikandi Tembus ke DPRD Luwu: Ada Menantu Bupati Luwu Basmin Mattayang

Bahkan di kursi DPD juga ada nama Al Hidayat Samsu berhasil menumbangkan salah satu petahana.

“Masyarakat saat ini menilai kematangan politik bukan hanya sekadar usia saja tetapi juga berdasarkan variable-variabel lain,” katanya saat dihubungi, Sabtu (16/3/2024).

“Misalnya tingkat pendidikannya bagus, pengalaman organisasi bagus atau dia mengikuti banyak pelatihan sehingga mereka punya kematangan politik walau di usia muda," sambungnya. 

Hal-hal seperti itu, kata Rizal, tentu menjadi modal baik untuk mengambil simpati dari masyarakat.

Apalagi, kata Rizal, anak muda masih memiliki fisik dan stamina bagus sehingga selama tahapan Pemilu lebih banyak terjun langsung bertemu masyarakat.

Baca juga: 6 Caleg Anak Pejabat Gagal di Pileg DKI Jakarta:Putra Tokoh Muhammadiyah hingga Politisi Asal Bone

"Beda dengan politisi yang sudah berumur, tentu kemampuannya untuk melakukan pertemuan atau door to door ke masyarakat cenderung lebih terbatas," ujarnya.

Adapun kata Rizal, meskipun masih tergolong muda, namun mereka sudah punya modal pengalaman yang cukup untuk berkontestasi. 

"Maka dengan modal itu, meskipun berstatus sebagai pendatang baru mereka mampu bersaing bahkan mengalahkan para politisi senior dengan berstatus incumbent," ungkapnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved