Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga Beras

Petani Sulsel Segera Masuki Masa Panen, Harga Beras Diprediksi Bakal Stabil Lagi

Pemprov Sulsel masih memaksimalkan program pemerintah terkait beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

|
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
Humas Pemprov Sulsel
Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin saat ikut Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Bone beberapa waktu lalu. Harga beras diprediksi stabil menyusul masa panen segera tiba. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sejak Februari 2024 lalu, harga beras bergerak naik di pasaran.

Pantauan Tribun-Timur.com, harga beras medium berada di kisaran Rp16 ribu per Kg.

Sementara harga beras premium naik sampai Rp18 ribu per kg.

Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras medium diangka Rp10.900.

Sedangkan untuk beras premium diangka Rp13.900.

Menyikapi naiknya harga beras dan bahan pangan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) sudah bergerak menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

GPM atau pasar murah ini tersebar di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.

Sejak 6 Maret lalu, pasar murah silih berganti melayani masyarakat.

Di sisi lain, Pemprov Sulsel tetap memantau produksi beras di tingkat petani.

Asisten II Pemprov Sulsel Ichsan Mustari mengaku petani mulai melakukan panen awal Maret 2024 ini.

"Khusus beras produksi kurang. Minggu ini petani mulai panen," jelas Ichsan Mustari.

"InsyaAllah ketersediaan stok panen bisa kendalikan harga," lanjutnya.

Baca juga: Harga Daging Ayam di Pasar Mattirowalie Barru Naik, Bayar Rp55 Ribu Cuma Dapat 1,7 Kg

Serapan beras petani di awal Maret ini jadi harapan Bulog dan Pemprov Sulsel.

Sehingga harga beras bisa turun di momentum bulan Ramadan 2024.

Sejauh ini, Pemprov Sulsel masih memaksimalkan program pemerintah terkait beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved