Pemilu 2024
Kronologi Lengkap Lonjakan Suara PSI, Perolehan Baru Tertahan di Hari Kelima
Perolehan suara PSI dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 naik drastis dalam beberapa hari terakhir.
Lonjakan publikasi suara PSI dalam situs disebut akibat kesalahan Sirekap yang bukan merupakan dasar yang sah untuk penghitungan suara.
"Tidak ada terjadi penggelembungan suara, yang ada adalah ketidakakuratan teknologi OCR (optical character recognition) dalam membaca foto formulir model C.Hasil Plano," ujarnya kepada Kompas.com, Senin.
"Di sini pentingnya peran serta aktif pengakses Sirekap untuk menyampaikan telah terjadinya ketidakakuratan tersebut," imbuhnya.
Idham melanjutkan, sejak awal sesuai rekomendasi Bawaslu, Sirekap harus diakurasi datanya sesuai data formulir model C.
Data tersebut, menurutnya, saat ini sedang dalam proses akurasi atau ketepatan.
"Sekali lagi kami sampaikan bahwa hasil resmi perolehan suara peserta pemilu itu berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan secara berjenjang," jelas dia.
Dia menjelaskan, dalam proses rekapitulasi berjenjang yang diawali di kecamatan, anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) akan membuka kotak suara berisi formulir C.
Hasil Plano dan membacakannya satu per satu. Hasil pembacaan yang dilakukan oleh salah satu anggota PPK kemudian diinput dengan menggunakan file template formulir D.
Hasil (formulir rekapitulasi tingkat kecamatan) yang masih kosong, kemudian dikirim lewat Sirekap.
Setelahnya, formulir diserahkan kepada para saksi dan para pengawas kecamatan untuk dicek kembali.
Kemudian, formulir tersebut ditandatangani dan diunggah ke dalam Sirekap. "Jadi, hasilnya itu berdasarkan hasil manual," ucap Idham. (*)
| Ingat Yusran Tajuddin Ketua KPU Bone Terseret Kasus Markup Suara Caleg Sulsel? Segera Disidang DKPP |
|
|---|
| Daftar 9 Caleg Terpilih Mundur Jadi Anggota DPRD Sulsel Demi Maju Pilkada, Siapa Calon Penggantinya? |
|
|---|
| Ketua Bawaslu Mardiana Rusli: Tidak Ada Larangan Penyelenggara Pemilu Bicara ke Media |
|
|---|
| Sosok Legislator PKS Nur Huda Waskitha Naik Motor Butut saat Pelantikan tapi Ternyata Jutawan |
|
|---|
| 8 Caleg Terpilih DPRD Sinjai Terancam Tak Dilantik, Dominasi Jagoan Nasdem-Golkar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ketua-Umum-Ketum-Partai-Solidaritas-Indonesia-PSI-Kaesang-Pangarep-batik-merah.jpg)