Pilpres 2024
Beraninya Mayor Teddy Tegur TNI Berpangkat Kolonel di Depan Prabowo, Reaksi 'Korban' Curi Perhatian
Sang kolonel dokter hanya pasrah dan bersandar di tembok usai ditegur Mayor Teddy.
Tampak Mayor Teddy seolah meminta Marshel Widianto untuk sedikit menjauh.
Raut wajah Mayor Teddy pun tampak sedikit kesal.
Usai ditegur, Marshel Widianto pun langsung segera minggir ke samping panggung.
Marshel Widianto ditegur Mayor Teddy. Videonya viral di media sosial. (Instagram)
Tak lama setelahnya, terlihat Gibran Rakabuming Raka di samping mereka.
Sementara Raffi Ahmad yang bereda di samping Marshel Widianto ini pun sontak minggir.
Aksi Mayor Teddy yang menegur Marshel Widianto ini pun sontak jadi sorotan publik hingga tuai beragam kritik netizen.
"Ini ajudan ya. Wajar dong harus jagain," tulis akun @aris.
"Heran aku orang arogan gini dupuja2" tulis akun @avaible.
"Masih heran kenapa pada suka mayor Teddy," tulis akun @ratihhwulandr.
"Ya emg Bnr jgn samain panggung deklarasi SM stand up komedi, hrs ada tatak krama nya," tulis akun @riri.
Usai aksi viral-nya, hingga kini, belum ada komentar dari Marshel Widianto terkait insiden tersebut.
Sebelumnya Gibran Rakabuming membagikan momen tersebut usai usai dirinya dan capres pasangannya, Prabowo Subianto, unggul dalam quick count, dilansir dari akun Instagram @gibran_rakabuming, Kamis (15/2/2024).
Dalam unggahan tersebut terlihat sosok Gibran Rakabuming yang tengah digendong oleh Mayor Teddy.
Diketahui jika momen tersebut terjadi di penghujung acara Mengawal Suara Rakyat di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2024) malam.
Saat itu Mayor Teddy yang mengenakan baju kemeja putih menggendong calon wakil presiden dengan nomor urut 2 tersebut dengan gagah berani.
Gibran Rakabuming yang digendong oleh Mayor Teddy pun tak dapat menutupi rasa bahagiannya.
"Mimpi apa semalem sampe digendong Mayor @tedsky89," tulis Gibran Rakabuming di Instagram, Rabu (14/2/2024).
Prabowo sendiri sempat memberikan tanggapan soal tudingan kecurangan dalam Pemilu 2024.
Ia bereaksi santai dan menganggap lumrah hal tersebut.
"Kalau Anda belajar sejarah, demikianlah risikonya," terang Prabowo pada awak media, 14 Februari 2024.
"Dalam sejarah, karena pergantian pimpinan di setiap tempat mengandung ada yang berhasil dan yang tidak berhasil."
"Kalau tidak bisa bunuh orangnya, bunuh reputasinya, bunuh namanya, bunuh karakternya."
"Saya inginkan rakyat saya sejahtera, saya ingin rakyat saya tidak lapar. Saya ingin tidak ada orang usia 70 tahun narik becak, itu keinginan saya, apa yang ditakuti?"
Tak hanya itu, Prabowo juga mengungkap petuah bijak dalam deklarasi kemenangan hasil quick count di Istora Senayan.
Ia mengingatkan tentang pepatah mikul duwur, mendhem jero.
"Ajaran orang tua kami, mikul duwur, mendhem jero. Bagi yang bukan orang Jawa, itu artinya, mengangkat yang baik dan memendam yang kurang baik," kata Prabowo.
"Ini ada dalam budaya kita. Rakyat Indonesia tidak suka menjelek-jelekkan, tidak suka saling menghujat. Saya mengajak, mari kita lupakan kata-kata yang kasar (saat kampanye sebelum Pemilu digelar)."
| Mahfud MD: Saya Lebih Baik dari Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming |
|
|---|
| Cak Imin Nilai Wacana Pembentukan Presidential Club Positif |
|
|---|
| Alasan Surya Paloh Tinggalkan Anies Baswedan Usai Kalah di Pilpres, Kini Dukung Prabowo-Gibran |
|
|---|
| PBB Takut Yusril Ihza Mahendra tak Jadi Menteri? NasDem-PKB Dukung Prabowo |
|
|---|
| Prabowo-Gibran tidak Mundur Hingga Dilantik Jadi Presiden-Wapres |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Sosok-dokter-yang-pasrah-dan-bersandar-di-tembok-usai-ditegur-Mayor-Teddy.jpg)